Beirut, LiputanIslam.com –   Komandan militer Hizbyllah Haji Abu Mostafa muncul untuk pertama kalinya di media sehingga menarik perhatian karena selama ini para komandan militer kelompok pejuang Islam yang berbasis di Lebanon ini cenderung menutup diri di depan media.

Abu Mostafa menampakkan diri di TV al-Mayadeen, Minggu (10/9/2017), dan mengatakan bahwa kemunculan secara terbuka ini dilakukan atas instruksi Sekjen Hizbullah Sayyid Hassan Nasrallah setelah tentara Suriah dan sekutunya, termasuk Hizbullah, berhasil memecah kepungan kelompok teroris ISIS terhadap bandara Deir Ezzor karena “kemenangan ini harus benar-benar terlihat.”

“Kami ada di semua wilayah suriah, dan sekarang merupakan tahap dan kondisi yang menuntut kami tampil secara terbuka sehingga kamipun tampil secara terbuka, namun jika tahap-tahap lain dan di kawasan-kawasan lain menuntut kami untuk tidak tampil terbuka maka kamipun akan demikian adanya,” ungkap Abu Mostafa.

Tentara Suriah dan sekutunya hari itu bergerak dari beberapa arah menuju Bandara Deir Ezzor hingga berhasil memecah kepungan ISIS yang sudah berjalan tiga tahun terhadap bandara ini dan beberapa distrik lain. Mereka menegaskan akan terus berjuang untuk membebaskan seluruh wilayah provinsi Deir Ezzor.

Abu Mostafa menceritakan bahwa tentara Suriah yang terkepung di bandara ini setiap hari mendapat serangan besar dari ISIS namun kawanan teroris ini tak dapat memasukinya meskipun sudah mengerahkan segenap kekuatan.

Dia menambahkan bahwa kemenangan tidak akan tercapai tanpa keteguhan pasukan yang terkepung di bandara serta kebulatan tekad tentara Suriah dan sekutunya untuk memecah kepungan.

Menurutnya, sebanyak 6000 warga sipil di sekitar bandara Deir Ezzor juga ikut terkepung, namun kebutuhan mereka terpenuhi dengan adanya pusat operasi yang dibentuk di dalam Bandara. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL