eropa-suriahBeirut, LiputanIslam.com – Para kepala dinas keamanan dari tiga negara Eropa, yaitu Perancis, Jerman dan Republik Ceko belum lama ini mengadakan kunjungan rahasia ke Damaskus, ibu kota Suriah, untuk mengadakan pembicaraan dengan badan keamanan Suriah mengenai kerjasama dan koordinasi perang melawan terorisme. Demikian dilaporkan koran Lebanon, al-Joumhouriya, Senin (31/11).

Mengutip keterangan sumber anonim Suriah, koran berbahasa Arab ini menyebutkan bahwa para kepala dinas tiga negara Eropa itu datang ke Damaskus beberapa hari sesudah peristiwa serangan teror di Paris, dan kunjungan itu dilakukan dengan terburu-buru meskipun tercatat sebagai agenda penting dinas-dinas keamanan itu.

Disebutkan bahwa Perancis meminta Suriah supaya menyerahkan daftar nama dan data para teroris dan ekstrimis, terutama asal Perancis, yang bergabung dengan ISIS dan Front al-Nusra. Sedangkan Jerman meminta bantuan Suriah untuk memudahkan identifikasi para teroris yang masuk ke Eropa, termasuk Jerman, dengan menyamar sebagai pengungsi dan menggunakan dokumen-dokumen palsu.

Dalam pertemuan itu, Ceko berposisi sebagai mediator perundingan secara rahasia tersebut.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Perancis Laurent Fabius kembali melontarkan pernyataan keras terhadap pemerintah Suriah setelah sebelumnya melontarkan pernyataan relatif lunak.

“Selagi masih ada Bashar al-Assad (presiden Suriah) tidak akan ada kerjasama dengan tentara Suriah,” katanya, sebagaimana dilaporkan Alarabiya, Senin (31/11).

Statemen terbaru Fabius bertentangan dengan statemennya sendiri pada Jumat pekan lalu. Saat itu kepada Radio RTL Perancis dia mengatakan bahwa ada dua cara yang harus ditempuh untuk memerangi ISIS; pertama, membombardir markas-markas ISIS dari udara; kedua, menggunakan pasukan darat non-Perancis, yaitu pasukan oposisi Suriah semisal Pasukan Kebebasan Suriah (FSA) atau bahkan pasukan pemerintah Suriah.

Sikap plin-plan Perancis ini terjadi menyusul pertemuan Perancis dengan Rusia dan kesepakatan kedua negara untuk membentuk aliansi luas anti-terorisme. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL