pasukan suku yaman1Sanaa, LiputanIslam.com –   Utusan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ismail Ould Cheikh Ahmad mengungkapkan bahwa ada kemungkinan gencatan senjata bersyarat akan diberlakukan di Yaman pada beberapa jam ke depan.
“Negosiasi menghasilkan kabar baik,” tulisnya di medsos, sebagaimana dikutip Alalam, Rabu (8/7).

Dia menjelaskan bahwa semua faksi Yaman sepakat untuk menerapkan gencatan senjata, namun masih ada beberapa hal yang diperselisihkan mengenai syarat-syarat penghentian perang.

Sementara itu, sekitar 80 tentara Yaman terbunuh, dua di antaranya komandan militer, dan sekitar 250 lainnya luka-luka terkena serangan udara Saudi terhadap pangkalan militer Divisi 23 di provinsi Hadhramaut di bagian tenggara Yaman.

Disebutkan bahwa pangkalan itu berada di bawah kekuasaan para komandan militer yang pro Saudi. Serangan mematikan itu kemudian menimbulkan perpecahan di tengah kelompok-kelompok pendukung Arab Saudi.

Reaksi yang ada menyebut serangan itu ditujukan Saudi untuk mempermudah operasi militer jaringan teroris al-Qaeda yang telah mendeklarasikan provinsi Hadhramaut sebagai wilayah kekuasaan mereka. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL