Damaskus, LiputanIslam.com –   Kemhan Suriah, Senin (9/10/2017), menyampaikan laporan baru mengenai dukungan dan pasokan senjata Israel dan Amerika Serikat (AS) kepada kawanan teroris di Suriah.

Dalam laporan ini Kemhan Suriah menyebutkan bahwa sejak awal pemaksaan perang terhadap Suriah “telah ditemukan dan disita banyak senjata dan amunisi di berbagai kawasan Suriah, dan berbagai senjata AS ada di tangan kawanan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dan berbagai kelompok lain.”

Kemhan Suriah menjelaskan, “Operasi penyelundupan senjata untuk para teroris dilakukan melalui berbagai kanal dan perusahaan di negara-negara Eropa timur dan badan-badan milik negara-negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), dan senjata ini kemudian masuk ke Turki dan Arab Saudi melalui pelabuhan atau pangkalan-pangkalan udara AS.”

Menurut Kemhan Suriah, negara-negara tersebut menyuplai ISIS dan Jabhat al-Nusra dengan senjata untuk mendapat imbalan hasil sumur-sumur minyak yang dikuasai ISIS di Suriah dan Irak. Senjata yang diberikan kepada keduanya antara lain roket, senapan otomatis, rudal anti pesawat udara, dan bahkan tank.

Kemhan Suriah menambahkan bahwa pasca pembebasan Aleppo timur dari pendudukan kawanan teroris Jabhat al-Nusra dan berbagai kawasan lain di provinsi Homs, Hama, dan Deir Ezzor dari cengkramanan ISIS, tentara Suriah telah menemukan dan menyita senjata dan amunisi buatan Bulgaria dan negara-negara Eropa timur lainnya. (mm/fna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL