korban di pihak isisBaghdad, LiputanIslam.com –  Puluhan anggota kelompok teroris takfiri ISIS tewas diterjang beberapa serangan terpisah pasukan Irak terhadap posisi-posisi mereka di tiga kawasan yang dikuasai ISIS. Bersamaan dengan ini pasukan ISIS menyatakan bertanggungjawab atas serangan bom mobil yang menewaskan belasan tokoh sebuah suku Sunni Irak pendukung pemerintah Baghdad.

“Pasukan Operasi Anbar yang didukung Angkatan Udara Irak telah menggempur tiga kawasan Albu Alwan, Albu Shajal dan Hasibah timur hingga menewaskan 60 teroris ISIS,” bunyi statemen Kemhan Irak, Rabu (24/6), sebagaimana dilansir al-Masdar News.

Statemen itu juga menerangkan, “Dalam serangan-serangan ini sebanyak 12 tempat perlindungan dan tempat persembunyian teroris, empat unit senjata artileri anti serangan udara kaliber 37 mm, empat unit peluncur roket dan satu unit kendaraan amunisi yang mengangkut banyak senjata juga berhasil dihancurkan.”

Kemhan Irak melanjutkan bahwa pasukan kontra-terorisme Irak juga bergerak melancarkan serangan setelah mendapat informasi akurat mengenai keberadaan sebuah gudang bahan peledak milik ISIS di kawasan Hashibah timur, mengakibatkan lebih dari 30 anggota ISIS tewas, sementara satu rumah yang menjadi tempat persembunyian mufti syar’i ISIS yang berjulukan Abu Muhammad hancur digempur pasukan udara Irak.

Di pihak lain, ISIS menyatakan bertanggungjawab atas peledakan bom mobil yang membunuh 14 pemimpin suku di sebuah tempat pertemuan antarpemimpin suku itu.

AFP dari Baquba melaporkan pernyataan pejabat polisi Irak bahwa peledakan bom mobil mematikan itu terjadi Selasa malam lalu (23/6) di kawasan Balad Ruz, provinsi Diyala, di bagian utara Irak, mengakibatkan 14 orang tewas dan sedikitnya 24 orang luka-luka. Serangan itu ditujukan terhadap sebuah tempat pertemuan para tokoh suku al-Nida.

Seorang kolonel militer Irak mengatakan bahwa al-Nida adalah suku Sunni provinsi Diyala yang menyokong perang pemerintah Irak melawan kawanan teroris ISIS.

Januari lalu pemerintah Irak mengumumkan pasukannya berhasil membebaskan provinsi Diyala dari pendudukan pasukan teroris ISIS. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL