Beirut, LiputanIslam.com –  Kelompok teroris Hay’at Tahrir al-Sham alias Jabhat al-Nusra di Idlib, Suriah, telah mendistribusikan sekira 50 rudal yang dilengkapi zat kimia kepada beberapa kelompok teroris lain di sejumlah front.

Beberapa sumber mengatakan kepada Sputnik bahwa Hay’at Tahrir al-Sham telah memindah sekira 50 rudal pada dini hari Ahad (25/11/2018), yaitu beberapa hari setelah para pakar Perancis melakukan modifikasi di salah satu markas al-Nusra dekat penjara pusat Idlib, dan pada puluhan rudal itu telah dipasang hulu ledak yang mengandung zat klorin.

Menurut sumber-sumber itu, proses pemindahan dilakukan dalam lima tahap dan disebarkan di bagian timur laut provinsi Idlib di mana kelompok “Ajnad al-Qauqaz” menerima 10 rudal di kawasan Tal al-Sultan. Kelompok “Jaish al-Izzah” menerima sejumlah rudal di antaranya di distrik Kfar Zita di utara kota Hama, dan kelompok “Haras al-Din” yang berafiliasi dengan al-Qaeda menerima sejumlah rudal lalu memindahnya ke kota Murk di pinggiran utara provinsi Hama.

Jabhat al-Nusra juga menyerahkan beberapa rudal kimia itu kepada kelompok “al-Hizb al-Islami al-Turkistani” dan sejumlah kelompok lain yang belum diketahui namanya.

Pada Sabtu malam lalu Jabhat al-Nusra melancarkan serangan rudal kimia klorin ke permukiman al-Nail, al-Khalidiyah, dan al-Shabha al-Jadidah di kota Aleppo hingga menyebabkan puluhan warga sipil menderita sesak nafas dan sebagian di antaranya pingsan.

Beberapa sumber mengatakan bahwa para pakar dari Perancis telah melatih Jabhat al-Nusra memodifikasi rudal agar dapat dilengkapi dengan zat kimia beracun. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*