prosesi hizbullahGazaCity, LiputanIslam.com – Berbagai kelompok pejuang Palestina menyatakan solidaritas mereka untuk Hizbullah atas gugurnya enam anggota milidi yang berbasis di Lebanon ini akibat serangan helikopter Israel di Quneitra, Suriah.

Wakil Ketua Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Palestina Hamas, Ismail Haniyeh mengutuk serangan tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan yang sangat berbahaya.

“Dengan melakukan kejahatan berdarah itu Rezim Zionis kembali menunjukkan keinginannya untuk mengacaukan keamanan kawasan dan bermaksud menunjukkan haus perangnya terhadap kawasan Arab, terutama Suriah, Lebanon dan Gaza,” ungkap Haniyeh dalam siaran persnya, Senin (19/1/2015) sebagaimana dikutip IRNA.

Dia menambahkan bahwa aksi demikian sama sekali tidak akan mematahkan semangat para pejuang Lebanon dan Palestina.
Secara terpisah, juru bicara Komite Perlawanan Rakyat Palestina Khaled al-Azbat meminta Hizbullah membalas serangan Israel agar kejahatan Zionis tersebut tidak terulang lagi.

Sekjen Komiter Pusat Gerakan Fatah Palestina, Abu Hazim, menyampaikan pesan belasungkawa kepada Sekjen Hizbullah Hassan Nasrallah dan menyatakan bahwa Israel bermaksud menimpakan kerugian pada poros resistensi, khususnya Hizbullah, dan bertujuan mengubah percaturan di Timteng yang kini semakin menyudutkan Israel dan pemukim Zionis.

Dia menambahkan bahwa apa yang dilakukan Israel itu adalah upanya untuk membenahi mentalnya yang sedang turun setelah mendapat ancaman dari Sekjen Hizbullah Hassan Nasrallah. Dia memastikan bahwa Israel pasti akan membayar mahal serangannya terhadap Hizbullah tersebut.

Brigade Syahid Abu Ali Mostafa, sayap militer Front Rakyat Pembebasan Palestina (PFLP) menyatakan bahwa darah para mujahidn Hizbullah di Suriah tidak terbuang sia-sia, melainkan akan menumbuhkan tunas-tunas kemenangan.

Kelompok Jihad Islam Palestina juga angkat bicara dengan menyatakan bahwa serangan Israel tersebut semakin membuktikan bahwa Israel tidak akan pernah berhenti menebar teror dan kejahatan.

“Sebagaimana para syuhada pejuang Lebanon, kamipun juga mengutamakan perjuangan melawan musuh demi membela dan membebaskan tanah pendudukan ,” ungkap kelompok Jihad Islam.

Seperti diketahui, Minggu lalu (18/1/2015) Hizbullah mengumumkan enam anggotanya gugur diserang helikopter Israel di kawasan Quneitra, Suriah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*