irak korban massacre05Baghdad, LiputanIslam.com – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Selasa (1/7/2014) mengumumkan sedikitnya 2,417 orang tewas dan 2,287 orang luka-luka akibat pertempuran yang terjadi Irak pada bulan Juni 2014.

“Banyaknya jumlah korban sipil dalam dalam satu bulan membuat kami harus berusaha untuk yakin bahwa warga sipil tidak terancam bahaya lagi,” ujar Nikolay Mladenov, utusan PBB untuk Urusan Irak, sebagaimana diberitakan Reuters.

Selasa lalu (24/6/2014) Komisaris Tinggi PBB untuk HAM mengumumkan sedikit 1,075 orang tewas dan 658 orang cidera akibat pertempuran yang terjadi di Irak belakangan ini. Lembaga ini merinci bahwa korban tewas di provinsi Ninawa, Diyala dan Salahuddin sejak tanggal 5 sampai 22 Juni 2014 berjumlah mininal 757 orang. Sedangkan korban tewas di Baghdad dan beberapa kawasan Irak selatan Irak berjumlah 318 orang.

Juru Bicara Komisaris Tinggi PBB untuk HAM, Colville Rupert, mengatakan bahwa data korban tewas di Irak tersebut merupakan hitungan minimal.

Seperti diketahui, Irak mengalami krisis keamanan menyusul serbuan milisi ISIS bersama beberapa kelompok militan lainnya pada tanggal 10 Juni lalu ke Mosul, ibu kota provinsi Ninawa. Serbuan ini mengakibatkan jatuhnya kota terbesar kedua di Irak tersebut dan sebagian kawasan di beberapa provinsi lain ke tangan ISIS. Ratusan ribu orang mengungsi, dan Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki mengumumkan status siaga menyusul peristiwa tersebut.

Selain itu, para ulama dari semua mazhab menyerukan fatwa jihad melawan ISIS. Puluhan ribu relawanpun Syiah, Sunni dan bahkan non-Muslim akhirnya bangkit membantu tentara dan polisi Irak memerangi gerilyawan ISIS serta membebaskan kawasan demi kawasan dari keberadaan kelompok yang terafiliasi dengan jaringan teroris al-Qaeda tersebut. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL