بالصور؛ امراء السعودية وتهريب المخدراتBeirut, LiputanIslam.com – Kedutaan Besar (Kedubes) Arab Saudi di Beirut, Lebanon, dan Partai al-Mustaqbal pimpinan Saad al-Hariri yang bersekutu dengan Saudi dilaporkan sedang melancarkan tekanan terhadap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Lebanon Nouhad al-Machnouk untuk membebaskan seorang emir Saudi dari dakwaan penyelundupan dua ton narkoba dari Lebanon ke Saudi.

Al-Manar Senin (26/10) saat melaporkan hal itu menyebutkan bahwa emir Saudi itu dan beberapa temannya telah diperiksa dan kemudian hakim Dani Sharabia menginstruksikan penahanan mereka dan pelimpahan berkas mereka ke pengadilan Lebanon.

Menurut Al-Manar, emir itu bernama Abdul Muhsin bin Walid bin Abdulaziz, 35 tahun, sementara kantor berita nasional Lebanon, NNA, hanya menyebutkan bahwa lima warga negara Saudi telah ditahan dalam kasus penyelundupan terbesar pil narkoba Captagon yang berhasil digagalkan di bandara internasional Beirut.

Lima orang itu bermaksud menyelundupkan narkoba itu dengan pesawat khusus dari Lebanon ke Saudi. Barang haram itu dikemas dalam kerdus-kerdus bertuliskan “Khusus Yang Mulia Emir Abdul Muhsin bin Walid al-Saud.”

Koran al-Ahed dan al-Akhbar mengabarkan bahwa Abdul Muhsin juga membawa 2 kg narkoba jenis kokain untuk konsumsi pribadi. Koran al-Safir melaporkan bahwa pesawat yang akan membawa emir itu adalah milik sebuah maskapai penerbangan Arab dan narkoba itu berhasil diungkap ketika dia akan terbang menuju Ha’il, Arab Saudi.

Mengomentari kejadian ini, Ketua Partai Persatuan Arab, Lebanon, Wiam Wahhab dalam tulisannya di media sosial menyatakan, “Mendanai teroris ternyata masih belum cukup bagi Saudi sehingga menjadikan aksi penyelundupan narkoba di negara kita sebagai bagian dari aktivitas mereka.” وئام وهاب: ألم يكن تمويل آل سعود للإرهاب كافيا ليدخلوا المخدرات؟

Dia mendesak pemerintah Lebanon supaya menindak tegas emir Saudi itu sesuai hukum yang berlaku.

“Pemerintah harus bertindak barang satu kali saja sebagai negara dan mengadili emir Saudi yang ditahan dengan dakwaan penyelundupan narkoba sebagaimana mengadili warga Lebanon sendiri,” tulisnya.

Dia menambahkan, “Warga Lebanon dikurung sekitar 5-7 tahun karena menyelundupkan 2 gram narkoba, lantas bagaimana pemerintah sekarang akan berbuat terhadap emir Saudi yang ditahan dengan dakwaan penyelundupan narkoba sebanyak dua ton!?” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL