saudi - houthiSanaa, LiputanIslam.com – Sumber-sumber Yaman menyatakan bahwa juru bicara milisi Ansarullah Yaman (Houthi), Mohammad Abdulsalam, baru-baru telah mengadakan pertemuan dengan para pejabat senior Arab Saudi di Riyadh untuk membicarakan proses penyelesaian krisis Yaman.

Situs berita Buyemen, Minggu (16/6), menyebutkan bahwa tuntutan utama Arab Saudi ialah berkenaan dengan komitmen Ansarullah terkait keamanan wilayah perbatasan Saudi-Yaman atau penghentian konfrontasi antara antara kedua pihak di wilayah perbatasan.

Menurut situs ini, Abdulsalam sudah pulang dari Riyadh sembari membawa beberapa tuntutan dan persyaratan Saudi berkenaan dengan inisiatif Ansarullah mengenai pembentukan pemerintahan transisi Yaman yang akan disusul oleh penyitaan senjata semua kelompok milisi oleh pemerintahan ini.

Kunjungan Abdulsalam ke Riyadh dilakukan demi memenuhi undangan Riyadh untuk yang kedua kalinya untuk penyelesaian Perang Yaman dan kesediaan semua pihak terkait untuk kembali menggelar perundingan di Kuwait.

Sebagian pengamat menilai undangan itu mengindikasikan kelesuan Arab Saudi untuk melanjutkan perangnya melawan Ansarullah yang didukung tentara Yaman loyalis mantan presiden Yaman Ali Abdullah Saleh.

Ansarullah dan sekutunya sudah 14 bulan bertahan dikeroyok oleh Saudi dan sejumlah negara Arab sekutunya yang mendukung presiden Yaman Abd Rabbuh Mansur Hadi yang tersingkir oleh revolusi rakyat yang digerakkan oleh Ansarullah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL