Riyadh, LiputanIslam.com –  Kantor berita Reuters mengutip keterangan para narasumbernya bahwa di tubuh kerajaan Saudi sedang berkembang kecemasan atas beratnya konsekuensi yang akan menimpa Putra Mahkota Mohamed bin Salman terkait dengan kasus hilangnya jurnalis dan kritikus Jamal Khashoggi.

Dua narasumber yang mengetahui apa yang sedang terjadi di lingkungan kerajaan Saudi mengatakan bahwa Raja Salman semula tidak mengetahui seberapa besar dampak kemelut ini.

“Ketidak tahuan Raja adalah karena para pembantu Pangeran Mohamed (bin Salman/MbS) selalu mengarahkannya untuk berita-berita positif  pada saluran-saluran Saudi,” ungkap salah satu sumber.

Namun, mereka kemudian tak dapat menutupi masalah ini di depan raja ketika kasus hilangnya Khashoggi tersiar di semua saluran Arab hingga Saudi sendiri.

Menurut sumber-sumber itu, MbS lantas meminta kepada ayahnya agar turun tangan ketika kasus Khashoggi menjadi berita paling heboh di dunia, dan Sang Raja dinilai harus memiliki pandangan yang komprehensif demi mempertahankan kedudukan anaknya dan bahkan kelestarian klan yang berkuasa.

MbS dan para asistennya semula mengira krisis akan berlalu, tapi mereka ternyata keliru dalam memperkirakan implikasinya. Raja Salman lantas menghadapi sendiri masalah ini dan terlihat betapa kemelut kali ini jauh berbeda dengan tantangan sebelumnya.

Sumber-sumber yang dekat lingkungan Kerajaan Saudi menyebut Raja Salman kini berada dalam “gelembung buatan.”  Menurut mereka, para penasehat Raja Salman terlihat frustasi dan mulai mengingatkan resiko kevakuman kedudukan putra mahkota.

Sementara itu, Jaksa Agung Saudi Saud Al-Mojeb mengumumkan bahwa hasil penyelidikan awal kasus Khashoggi menunjukkan bahwa jurnalis ternama ini telah meninggal. Dia juga mengumumkan bahwa sebanyak 18 warga telah ditahan terkait dengan kasus ini dan penyidikan masih berlanjut.

“Investigasi masih berlangsung dan 18 warga Saudi telah ditangkap,” ungkap al-Mujeb dalam sebuah statemennya.

Pengumuman ini terjadi bersamaan dengan pencopotan Ahmad Asiri dari jabatan wakil ketua Badan Intelijen Umum Saudi Ahmed Assiri dan Saud al-Qahtani, pembantuan senior MbS telah dicopot dari jabatan masing-masing. (mm/raialyoum/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*