الحشد الشعبي يحرر مواقع بتكريت لم تصلها قوات الامن منذ 2003Baghdad, LiputanIslam.com – Satu persatu kota dan daerah strategis di provinsi Salahuddin, Irak, terlepas dari tangan kelompok teroris transnasional Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dalam operasi bersandi “Labbaika, Ya Rasulullah saw” yang melibatkan pasukan gabungan tentara, aparat keamanan, relawan Sunni dan Syiah serta kelompok-kelompok adat Irak.

Dalam perkembangan terbaru operasi dengan misi pembebasan Tikrit dan pembersihan provinsi Salahuddin ini, kawasan al-Alam (sebelumnya tertulis al-Elm) di timur kota Tikrit juga bebas dari cengkraman ISIS, sementara Tikrit, ibu kota provinsi Salahuddin dikabarkan tak lama lagi juga akan bebas, dan di al-Qaim sebanyak 60 anggota ISIS tewas dihantam serangan udara Irak.

“Pasukan keamanan Ahad sore (8/3/2015) berhasil membebaskan kawasan al-Alam di timur,” ungkap Khaled al-Jassam, anggota Komisi Keamanan Dewan Provinsi Salahuddin, sebagaimana dilansir situs berita Irak, al-Masalah. Dia menambahkan bahwa kota Tikrit sekarang terkepung oleh pasukan Irak dari berbagai arah.

Komandan operasi Salahuddin, Jenderal Abdul Wahhab al-Saedi, Minggu malam menyatakan bahwa Tikrit sudah terkepung dari beberapa arah oleh pasukan gabungan.

“Sekarang sudah mudah mengepung Tikrit secara total dan membebaskannya, dan kemenangan final operasi Tikrit dan pembebasan kota ini akan terwujud dalam beberapa hari mendatang,” ungkapnya.

Dia menambahkan, “Kami telah mengecoh ISIS dengan suatu taktik. Dengan membombardir posisi-posisi ISIS di kawasan ini dan mengirim pasukan dari tiga arah menuju dalam kota Tikrit kami telah menunjukkan bahwa tujuan kami pada tahap ini adalah Tikrit, sementara di tahap-tahap awal tujuannya adalah berbagai kawasan lain provinsi Salahuddin. Dengan demikian, ISIS terkecoh.”

Sebelum pembebasan al-Alam, di hari yang sama pasukan Irak juga berhasil membebaskan kota kecil Qaryat al-Rashad.

ementara itu, sumber keamanan provinsi Salahuddin mengatakan bahwa pasukan keamanan telah mengevakuasi 30 kepala keluarga (KK) dari pusat kota kecil al-Dour dekat Tikrit ke lokasi aman di kota Samarra di selatan Tikrit. Sebagaimana dilaporkan Alalam, puluhan KK itu sebelumnya telah dijadi “tameng manusia” bagi ISIS di depan pasukan Irak.

Dia menambahkan bahwa serbuan pasukan gabungan Irak berhasil memaksa kawanan bersenjata ISIS kabur dari al-Dour dan meninggalkan pulukan KK tersebut.

Operasi militer besar-besaran anti ISIS bersandi “Labbaika, Ya Rasulullah” yang dimulai pekan lalu dengan instruksi Perdana Menteri Irak Haider Abadi untuk zona operasi seluas 5,000 km persegi. Selama delapan hari operasi, kota-kota al-Dour, Makishifah, dan Albu Jeil serta ratusan desa berhasil dibebaskan.

Disebutkan bahwa operasi masif ini bagi Irak merupakan kunci untuk membuka gerbang menuju Mosul, ibu kota provinsi Ninawa yang sudah sekian bulan diduduki ISIS.

60 Anggota ISIS Tewas di Qaim

Sebanyak 60 anggota ISIS, satu di antaranya menjabat kepala bidang pendidikan militer, tewas digempur angkatan udara Irak di kota Qaim, provinsi Anbar, di bagian barat Irak.

“Dalam serangan ini sebanyak 60 teroris, termasuk beberapa komandan ISIS, di antaranya Abu Sumayyah, yang menjabat kepala bidang pendidikan militer ISIS, tewas,” kata Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Irak Saad Ma’an, Minggu, sebagaimana dilaporkan al-Sumaria News.

Dia memastikan bahwa ISIS menderita banyak kerugian materi akibat serangan udara tersebut. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*