Egyptian policeKairo, LiputanIslam.com – Aksi kekerasan kembali menerjang Mesir. Sedikitnya tiga tentara Mesir dilaporkan tewas diberondong timah panas oleh kawanan bersenjata di lokasi pos pemeriksaan dekat Universitas al-Azhar, Kairo, Senin malam waktu setempat (19/5).

Secara lebih rinci, pejabat keamanan Mesir menyebutkan serangan itu terjadi di lokasi dekat asrama mahasiswa Universitas al-Azhar di kawasan Nasr City. Para penyerang tiba-tiba keluar dari dua mobil kemudian memberondongkan peluru ke arah pos. Selain tiga tentara tewas, 11 orang lainnya juga menderita luka diterjang peluru.

Di tempat lain, kawanan bersenjata meledakkan pipa gas di utara kota Arish, Semenanjung Sinai.

Serangan ini terjadi menjelang pemilu presiden yang akan diselenggarakan pada 26-27 Mei 2014 dengan kandidat utama Abdel Fattah al-Sisi, mantan Panglima Angkatan Bersenjata Mesir. Dalam pemilu dia hanya akan bersaing dengan politisi sayap kiri, Hamdeen Sabahi.
Jika Sisi menang dalam pemilu, tak pelak Mesir akan jatuh lagi ke tangan mantan petinggi militer Mesir pasca revolusi Mesir yang menggulingkan diktator Hosni Mubarak, mantan petinggi Angkatan Udara Mesir yang telah berkuasa selama tiga dekade.

Sisi telah memimpin kudeta terhadap Mohamed Morsi, presiden pertama Mesir yang terpilih secara demokratis, membekukan konstitusi dan membubar parlemen pada Juli tahun lalu. Dia juga dianggap memegang komando penumpasan para pendukung Morsi dan gerakan Ikhwanul Muslimin.

Ratusan pendukung Ikhwanul Muslimin terbunuh dalam bentrokan dengan aparat keamanan Mesir yang berlangsung beberapa bulan silam. Kelompok-kelompok peduli hak asasi manusia menyatakan sedikitnya 1,400 orang terbunuh akibat gelombang kekerasan pasca tergulingnya Morsi, dan sebagian besar korban tewas akibat “tindakan berlebihan yang dilakukan aparat keamanan”. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL