kapal induk USS Harry S. TrumanVirginia, LiputanIslam.com – Armada kapal perang Iran telah melepaskan rudal-rudalnya ke perairan dekat kapal induk Amerika Serikat (AS) yang sedang melintas di Selat Hormuz, Sabtu pekan lalu. Demikian dinyatakan pejabat Pentagon sembari menyebutnya sebagai tindakan “provokatif yang tak diperlukan”, sebagaimana dilansir berbagai media internasional, termasuk NBCNews, CNN, Telegraph, dan DPA Rabu (30/12).

Dalam siaran persnya, pejabat itu menyatakan bahwa kapal induk USS Harry S. Truman dan dua kapal perang pasukan koalisi saat itu sedang melintas di Selat Hormuz yang menghubungkan Laut Arab dengan Teluk Persia dalam sebuah operasi perlintasan rutin.

Menurut siaran itu, armada perang Iran menembakkan beberapa rudal ke lokasi dekat armada koalisi, padahal saat itu kapal-kapal AS berada di jalur yang diakui secara internasional sebagai jalur maritim, dan bukan di perairan teritorial ketika Angkatan Laut Iran mengumumkan melalui radio maritim bahwa mereka hendak melakukan latihan tempur serta meminta kapal-kapal lain supaya menyingkir.
Penembakan rudal itu dilancarkan hanya 23 menit setelah pihak militer Irak menyampaikan peringatan.

“Tindakan tak perlu itu sangat provokatif, tak aman, tak profesional, dan mempertaruhkan komitmen Iran kepada keamanan jalur maritim yang vital bagi perdagangan internasional ini,” ungkap Pentagon.

Disebutkan pula bahwa kapal induk dan dua kapal perang lain itu dikerahkan di kawasan untuk mendukung “operasi anti-ISIS” yang dilancarkan pasukan koalisi pimpinan AS.

Sejauh ini belum ada laporan mengenai tanggapan dari pihak Iran terkait pernyataan Pentagon tersebut. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL