somalia kapal tenggelamGenewa, LiputanIslam.com – Sebanyak 62 orang dilaporkan tewas akibat tenggelamnya kapal yang mereka tumpangi dalam pelayaran di Laut Merah dari wilayah Tanduk Afrika menuju Yaman. Demikian dilaporkan Komisi Tinggi Urusan Pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHCR).

“Kami sempat mencari informasi, tapi sekarang sudah dikonfirmasikan bahwa kapal yang membawa 60 orang dari Somalia dan Ethiopia serta dua kru asal Yaman telah tenggelam Sabtu lalu di Laut Merah,” ungkap juru bicara UNCHR, Adrian Edward, kepada wartawan di Jenewa, Jumat (6/6/2014).

Para korban dilaporkan sudah dimakamkan oleh penduduk setempat setelah mayat mereka terdampar di kawasan al-Jadeed, Yaman.

Edward menyebut peristiwa ini sebagai kecelakaan laut paling mematikan di tahun ini terkait upaya para migran dan pengungsi menyebrang Laut Merah dan Teluk Aden.

Beberapa peristiwa serupa juga terjadi pada Januari, Maret dan April lalu. Dengan terjadinya kecelakaan kapal tenggelam Sabtu lalu maka jumlah korban tewas dalam penyebrangan dari Afrika menuju Yaman sejak awal tahun ini mencapai sedikitnya 121 orang.

Setiap tahun terjadi penyeberangan ribuan orang dari Somalia dan Ethiopia menuju Yaman. Demi mencari pekerjaan atau mengungsi dari perang mereka rela menaiki kapal atau perahu dengan jumlah penumpang yang jauh melebihi kapasitas.

Menurut data UNHCR, pada kwartal pertama tahun ini terdapat sebanyak 16,500 pengungsi dan migran yang berhasil menyebrang ke pantai Yaman. Jumlah ini jauh berkurang dibanding periode yang sama pada tahun lalu yang mencapai 35,000 orang.

Bagi para migran dan pengungsi tersebut, Yaman merupakan gerbang menuju negara-negara Timur Tengah atau Eropa, namun ratusan orang menemui ajalnya dalam proses penyeberangan.

Para migran dari Tanduk Afrika dan belakangan juga pengungsi dari Suriah juga banyak yang menyebrang menuju Eropa melalui Laut Tengah. Sejak Januari hingga April 2014, tercatat sekitar 42, 000 migran menyeberang Laut Tengah menuju Eropa, 25,650 di antaranya berangkat dari Libya. (mm/unhcr/bbc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL