uss theodore roosveltWashington, LiputanIslam.com – Kapal induk Amerika Serikat (AS) USS Theodore Roosevelt telah bergerak ke kawasan partai Yaman untuk mencegah “potensi pengiriman senjata Iran untuk pemberontak yang berperang melawan pemerintah Yaman yang didukung AS”. Demikian dilaporkan Washington Post sembari mengutip keterangan pejabat Pentagon, Senin (20/4).

Juru bicara Pentagon Kol. Steve Warren mengatakan bahwa kapal induk tersebut dan beberapa kapal pendukungnya bergerak dari Teluk Persia menuju perairan dekat Yaman karena “meningkatnya instabilitas di sana.”

Dua pejabat Pentagon yang tak disebutkan namanya karena tak berwenang memberikan keterangan mengenai kapal Iran mengatakan bahwa USS Theodore Roosevelt melacak armada Iran yang bergerak ke Teluk Aden.

Pejabat Angkatan Laut (AL) AS yang juga tak disebutkan namanya dengan alasan yangsama mengatakan bahwa kapal induk itu mulai bergerak pada hari Senin. Menurutnya, dengan bergeraknya kapal induk itu maka total kapal perang yang ada di perairan Yaman menjadi sembilan unit sejak Saudi dan sekutunya memulai serangan udara ke Yaman pada 26 Maret lalu.

Namun, menurut laporan AFP, pejabat AL AS itu mengatakan bahwa pegerakan kapal induk tersebut bertujuan “menjaga keterbukaan dan keamanan jalur perairan vital di kawasan.” Kapal itu sebelumnya berada di Teluk Persia untuk berpartisipasi dalam operasi anti ISIS, dan belakangan ini bergerak melintasi Selat Hormuz mendekati Teluk Aden dan bagian selatan Laut Merah.

AS dilaporkan tidak terlibat dalam operasi serangan udara Saudi dan sekutunya dengan sandi “Badai Mematikan” di Yaman, namun diakui memberikan bantuan logistik dan intelijen.

Laporan AFP yang dikutip Rai al-Youm menyebutkan bahwa Steven Warran justru menepis berita yang beredar bahwa armada AS disebar di sekitar perairan Yaman untuk mencegat kapal-kapal Iran.

“Ini tidak benar,” katanya.

Laporan lain dari koran Asharq al-Awsat yang berbasis di London menyebutkan bahwa seorang narasumber Kementerian Luar Negeri AS mengaku khawatir terhadap kemungkinan terjadinya kondisi berhadap-hadapan antara AL AS dan kapal-kapal Iran yang bergerak menuju Yaman.

“Kami tentu tidak menghendaki konfrontasi dengan negara manapun, namun resolusi Dewan Keamanan PBB melimpahkan kepada kita pencegahan pengiriman senjata kepada kelompok Houthi,” katanya.

Dia menambahkan, “Bola ada di pihak Iran, apakah mau berkonfrontasi di laut? Apakah bersedia menarik kapal-kapalnya ke tempat semula?”

Sumber yang namanya juga dirahasiakan itu menduga Iran “menempuh langkah berbahaya ini”, karena pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi aktif memblokir semua jalur udara, laut dan darat yang terhubung ke Yaman sehingga “tidak ada lagi jalur untuk membantu Houthi dengan senjata.”

“Tak jelas apa yang akan terjadi dalam beberapa hari mendatang apabila kapal-kapal Iran mendekati pelabuhan-pelabuhan Yaman. Hal yang jelas adalah bahwa apa yang sedang terjadi ini memprihatinkan,” katanya. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL