shahed iran 1Teheran, LiputanIslam.com –  Kapal Iran Shahed yang memuat bantuan kemanusiaan untuk korban perang Yaman dilaporkan akan mengarah menuju Djibouti untuk diperiksa oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebelum meneruskan pelayaran menuju pelabuhan Hudayda, Yaman. Demikian dilaporkan Rai al-Youm berdasarkan  laporan media Iran Fars News yang wartawannya turut serta di dalam kapal tersebut, Rabu (20/5).

Kapal itu mengarah ke Djibouti setelah sekian hari memasuki perairan Yaman tanpa ada pihak lain yang mencegatnya.

Pihak militer Iran sebelumnya telah mengingatkan bahwa pencegatan, pemeriksaan dan apalagi serangan terhadap kapal itu oleh negara-negara yang terlibat dalam agresi ke Yaman berpotensi menimbulkan perang besar “yang kobaran apinya tak akan terkendalikan oleh Amerika Serikat dan Arab Saudi”

Meski demikian, untuk menepis kekhawatiran berbagai pihak bahwa Teheran menyelundupkan bantuan persenjataan dan militer ke Yaman, kapal itu dikabarkan akan singgah terlebih dahulu di Djibouti untuk diperiksa PBB. shahed iran 2

Fars News melansir beberapa foto kapal perang dari Armada ke-34 Angkatan Laut Iran yang mendekati kapal bantuan di Teluk Aden. Armada itu sejak awal sudah berada di kawasan tersebut dengan misi kontra-pembajakan.

Di tengah ketegangan terkait kapal Iran tersebut, pekan lalu PBB menghubungi Teheran dan mengadakan pembicaraan dengan pemerintah Iran mengenai kapal yang dilaporkan membawa 2500 ton bantuan kemanusiaan tersebut.

Tentang ini Stéphane Dujarric,  juru bicara Sekjen PBB Ban Ki-moon mengatakan, “Kami berharap pengiriman semua bantuan kemanusiaan dilakukan melalui PBB.  Hal yang juga penting ialah penyerahan bantuan itu dilakukan secara netral… Dewasa ini kami sedang mengadakan pembicaraan dengan pihak Iran mengenai kapal bantuan yang bergerak menuju pelabuhan Hudayda.”

Kantor berita resmi Iran, IRNA, Rabu malam (20/5) mengutip keterangan Kepala Organisasi Bantuan dan Bulan Sabit Merah Iran Nasser Charkhsaz bahwa kapal bantuan Iran itu diarahkan ke pelabuhan Djibouti berdasarkan koordinasi Kementerian Luar  Negeri Iran dengan Komite Palang Merah Internasional.  Charkhsaz tidak menyebutkan berapa lama kapal itu akan bersandar di pelabuhan Djibouti.

Ratusan Aktivis Yaman Sambut Kapal Iran

Sebanyak 150 aktivis dan jurnalis Yaman tampak tak sabar menanti kedatangan kapal Iran. Kantor berita Yaman, Saba, memberitakan sebuah delegasi terdiri atas sekitar 150 aktivis hukum, media dan tokoh masyarakat dari berbagai elemen sudah berada di pelabuhan Hudayda untuk menyambut kapal Iran.

Muhammad al-Miswari, aktivis hukum yang terlibat dalam delegasi itu mengatakan, “Kelompok ini melibatkan 160 orang yang telah meninjau dan mempelajari kebutuhan mendesak para pengungsi yang ditempatkan di Hudayda. Mereka juga akan menyambut kapal Iran di pelabuhan Hudayda.”

Dia juga mengatakan bahwa kelompok ini akan menyaksikan pembongkaran muatan kapal itu untuk kemudian menindak lanjuti proses distribusi bantuan berdasarkan program yang sudah dirancang.

Kapal itu semula dijadwalkan tiba di pelabuhan Hudayda hari ini, Kamis (21/5), namun dengan kesinggahannya ke Djibouti maka sejauh ini belum ada keterangan seberapa lama jadwal itu tertunda. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL