Canadian Foreign Minister John Baird gestures as he addresses the American Jewish Committee (AJC) Global Forum closing plenary in Washington, Wednesday, May 14, 2014. (AP Photo/Cliff Owen) ORG XMIT: DCCO112Washington, LiputanIslam.com – Menteri Luar Negeri (Menlu) Kanada John Baird kembali mengecam dan menuduh Iran sebagai negara yang mensponsori terorisme dan berbahaya bagi perdamaian dunia. Baird juga mencemooh salah satu menteri Iran sebagai tukang jagal.

Menlu Kanada yang memang dikenal sangat anti Iran itu kembali menebar ujar kebencian terhadap Iran. Dalam kata sambutannya pada Forum Global Komite Yahudi Amerika Serikat (AJC) di Washington, Amerika Serikat, Rabu kemarin (14/5/2014) dia menyatakan Iran sebagai ancaman terbesar bagi perdamaian dunia serta menuduh Teheran menyokong terorisme.

Pemerintah Kanada di bawah pimpinan Perdana Menteri Stephen Harper telah memutuskan hubungan diplomatiknya dengan Iran pada tahun 2012, dan sejak itu kerap menunjukkan sikap ekstrim terhadap Iran.

Dalam statemennya Rabu kemarin dia bahkan juga mengritik sikap moderat pemerintah-pemerintah Kanada sebelumnya. Menurut dia, sekarang sudah berlalu era di mana Kanada “mengukur suhu cuaca sekitar meja perundingan dan duduk di tempat yang suhunya tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin.”

Dia juga mencemooh adanya hukuman mati di Iran dan menyatakan bahwa jumlah eksekusi mati meningkat di era pemerintahan baru Iran. Dia kemudian secara terbuka menghina Menteri Dalam Negeri Iran Abdolreza Rahmani Fazli dengan menyebutnya sebagai “menteri pembunuhan”.

Sejak beberapa bulan lalu Iran mendapat kecaman dari negara-negara Barat karena telah mengeksekusi mati beberapa orang. Tanpa menggubris sebab dan alasan eksekusi itu, Barat berulangkali mendesak Iran supaya menghentikan tindakan tersebut. Otoritas Iran mengabaikan desakan itu dan menyatakan bahwa sebagian besar terpidana mati adalah para pelaku kejahatan penyeludupan narkoba dan aksi pembunuhan.

Mengenai nuklir Iran, Menlu Kanada mengatakan, “Nuklir Iran tidak hanya mengancam AS, melainkan juga Kanada, Israel dan sekutu-sekutu kami.”

Lebih lanjut dia mengingatkan solidnya dukungan pemerintah Kanada kepada Israel. “Kanada pernah menjadi rumah kaum Yahudi selama lebih dari 250 tahun. Di situ juga terdapat hampir 350,00 warga Kanada yang menyebarkan warisan budaya dan keimanan kalian,” ungkap Baird kepada para delegasi AJC.

Pernyataan Baird segera mendapat apresiasi dari Bronfman, anggota Dewan Eksekutif AJC. “Di luar negara ini Israel tidak memiliki teman yang lebih baik daripada John Baird,” timpal Bronfman. (mm/theglobeandmail/fna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL