Baghdad, LiputanIslam.com –  Ketua fraksi Badar dalam parlemen Irak, Mohammad Naji, Selasa (22/3/2017), mengaku skeptis terhadap janji-janji Presiden AS Donald Trump dalam perang Irak melawan terorisme.

“Seandainya AS konsisten kepada janji-janjinya, riwayat ISIS di Irak sudah lama berakhir,” katanya.

Namun demikian, dia berharap kunjungan Perdana Menteri Irak Haider Abadi ke AS dapat menghasilkan komitmen Washington kepada janjinya.

Dalam pertemuan dengan Abadi, Trump berjanji akan membantu perjuangan Irak untuk segera menamatkan riwayat ISIS dan melakukan rekonstruksi berbagai kota dan daerahnya yang hancur akibat perang.

Haider Abadi dalam pidatonya di United States Institute of Peace, Washington, AS, menyatakan bahwa bantuan dana kepada kelompok teroris ISIS masih mengalir, meskipun jumlahnya sudah berkurang.

Tanpa menyebutkan nama negara sponsor terorisme dia mengatakan, “Sebagian negara regional mendapat keuntungan dari kelompok-kelompok teroris dalam konflik regional.”   (mm/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL