syuhada gaza3GazaCity, LiputanIslam.com – Jumlah syuhada atau korban jiwa akibat serangan Israel terus membengkak dan hingga Senin (25/8) menjadi 2,122 orang, demikian dikatakan Juru Bicara Departemen Kesehatan Palestina di Gaza, Ashraf al-Qudrah, sebagaimana dikutip Falastin al-Youm.

“Sejak Ahad pagi sampai sekarang (Senin) ada 18 warga Palestina gugur terkena serangan udara Israel di berbagai wilayah Jalur Gaza sehingga total jumlah syuhada yang jatuh akibat agresi Rezim Zionis ke Jalur Gaza selama 50 hari mencapai 2,122 orang,” ungkap al-Qudrah.

Dia menambahkan bahwa selama ini pula telah jatuh korban luka sedikitnya 10,879 orang.

Menurutnya, di antara para syuhada itu terdapat 577 anak kecil, 260 perempuan, dan 101 lansia. Sedangkan di antara para korban luka terdapat 3,307 anak kecil, 2,042 perempuan, dan 401 lansia.

Departemen Kesehatan Palestina juga menyatakan bahwa Israel telah menggunakan bom-bom terlarang dalam menyerang warga sipil Palestina di Jalur Gaza. Karena itu dia menyerukan kepada masyarakat dunia supaya turun tangan menghentikan aksi penggunaan senjata terlarang tersebut.

Sementara itu, membalas serangan Israel, para pejuang Palestina terus menembakkan ratusan roketnya ke berbagai wilayah Israel. Tembakan itu menimbulkan ketakutan dan kepanikan di tengah masyarakat Israel sehingga Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Ahad kemarin (24/8) menginstruksikan pengosongan sejumlah wilayah yang berdekatan dengan Jalur Gaza.

Bersamaan dengan ini, ratusan warga Israel menggelar unjuk rasa anti perang di depan tempat tinggal Netanyahu di Tel Aviv, ibu kota Israel. Mereka menuntut Netanyahu supaya segera mengakhiri perang. Mereka juga mengancam tidak akan kembali ke tempat tinggal mereka jika perang tidak segera dihentikan. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL