korban serangan saudi ke yamanSanaa, LiputanIslam.com – Memasuki bulan keempat, jumlah korban tewas akibat serangan udara Arab Saudi dan sekutunya ke Yaman dilaporkan oleh Koalisi Sipil Anti Agresi Saudi telah menembus angka 3000.

Sebagaimana diberitakan Alalam, dalam perkembangan terbaru disebutkan bahwa jet tempur Saudi menebar bom lagi di provinsi Saada dan kali ini difokuskan terhadap kawasan Fallah, Nadhir dan bagian barat Azad. Dua gedung sekolah Madrasah Imam Ali dan Madrasah al-Zubair juga digempur oleh Saudi di kawasan Bani Bahr.

Sedangkan di provinsi Ibb dan distrik Hazm di Jawf, jet tempur Saudi diketahui kembali menggunakan bom-bom terlarang.
Koalisi Sipil Anti Agresi Saudi menyatakan bahwa ribuan korban yang terbunuh sebagian besar adalah warga sipil yang banyak di antaranya perempuan dan anak kecil.

Dalam laporan mingguannya yang ke-13, lembaga swadaya masyarakat Yaman ini menyerukan kepada masyarakat dunia supaya bergerak menghentikan agresi Saudi serta memecah blokade terhadap Yaman demi penyaluran bantuan kemanusiaan secepatnya kepada para korban serangan Saudi.

Sementara itu, pasukan Yaman terus berusaha membalas serangan itu dengan melesatkan beberapa roket ke pos-pos militer Saudi di Jizan, Saudi, mengakibatkan satu tentara Saudi tewas dan beberapa lainnya cidera.

Selain pos-pos militer Saudi di Jizan, dua pos militer Saudi lainnya di Najran, Saudi, juga digempur oleh pasukan Yaman di wilayah perbatasan kedua negara.

Di bagian timur Yaman, tentara Yaman dan pasukan komite revolusi yang terafiliasi dengan gerakan Ansarullah (Houthi) berhasil membersihkan pos-pos militer di provinsi Maarib dari keberadaan pasukan lawan .

Sumber militer Yaman menyatakan pasukan negara ini juga berhasil menguasai secara penuh kawasan al-Atif dan Aidat al-Ra’ serta menyerang kawanan teroris al-Qaeda dan milisi pendukung presiden pengasingan Abd Rabbuh Mansur Hadi sehingga menjatuhkan beberapa korban tewas dan luka di antara mereka.

Sumber itu menambahkan bahwa pembersihan sudah sepenuhnya dilakukan di jalan al-Arbain dan Ashifarah di kota Taiz yang sebelumnya menjadi markas al-Qaeda, milisi al-Islah dan kelompok-kelompok pro Saudi lainnya. Menurutnya, beberapa jet tempur Saudi melancarkan serangan ke Taiz untuk membantu kelompok-kelompok tersebut.

Di bagian lain, sebagaimana dinyatakan sumber-sumber militer yang dekat dengan faksi al-Islah, kelompok teroris ISIS telah membuat pangkalan pelatihan di kawasan Qaf al-Kathiri di sebuah kawasan gurun yang berbatasan dengan Saudi di provinsi Hadhramaut, timur Yaman.

Pangkalan itu didirikan beberapa lalu dan didatangi oleh puluhan pemuda Hadhramaut dan warga negara asing.

Menurut Alalam, Saudi berusaha menyatukan serta memberikan dukungan dana dan logistik kepada kelompok-kelompok tersebut untuk memerangi tentara dan pasukan rakyat Yaman.

Saudi dan sekutunya menggempur Yaman sejak 26 Maret lalu setelah presiden Mansur Hadi yang bersekutu dengan Saudi kabur ke Riyadh menyusul peristiwa revolusi rakyat yang digerakkan Ansarullah. Serangan Saudi dan sekutunya dilancarkan dengan tujuan memulihkan pemerintah Mansur Hadi dan menghancurkan kekuasan milisi Ansarullah, namun hingga kini tak ada tanda-tanda tujuan rezim Riyadh itu akan tercapai. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL