egypt clashKairo, LiputanIslam.com – Mesir kembali dilanda bentrokan berdarah antara massa pengunjuk rasa dan aparat keamanan di beberapa kawasan, mengakibatkan sedikitnya 11 orang tewas, Jumat (2/5/2014).

Menurut laporan PressTV Sabtu (3/5/2014), bentrokan antara lain pecah di kawasan Helwan, Kairo, menjatuhkan sembilan orang pengunjuk rasa tewas. Bentrokan juga terjadi di kota Alexandria, mengakibatkan tiga orang tewas di tangan aparat keamanan. Selain itu, puluhan orang juga dicokok oleh aparat keamanan.

Unjuk rasa ini dilancarkan oleh para simpatisan kelompok Ikhwanul Muslimin sebagai kelanjutan aksi protes mereka terhadap pemerintah interim dan militer Mesir.

Beberapa laporan lain menyebutkan angka yang bervariasi untuk korban tewas dalam bentrokan dan kekerasan yang terjadi sepanjang Jumat.

Sebelum tersiar laporan tentang bentrokan pengunjuk rasa dengan aparat keamanan, satu polisi diberitakan tewas dan beberapa orang lainnya cidera terkena ledakan bom di kawasan Helipolis di pinggiran timur kota Kairo. Selain itu, terjadi pula dua serangan bom bunuh diri di wilayah Semenanjung Sinai, masing-masing selain menewaskan pelakunya juga membunuh satu tentara dan melukai empat warga.

Beberapa lama setelah tiga ledakan itu, Kairo diguncang ledakan lagi yang berasal dari sebuah mobil di Jalan Ramses dekat sebuah stasiun kereta api bawah tanah. Ledakan itu menewaskan satu orang yang diduga sebagai pemilik mobil tersebut.

Mesir dilanda gelombang kerusuhan sejak Presiden Mohamed Morsi dikudeta oleh militer pada 3 Juli 2013, mengakibat ratusan nyawa melayang sia-sia.

Senin lalu pengadilan Mesir menjatuhkan vonis hukuman mati terhadap 683 anggota Ikhwanul Muslimin, termasuk pemimpinnya, Mihammad Badie. Jauh hari sebelumnya, pemerintah Mesir mengumumkan Ikhwanul Muslimin sebagai kelompok teroris. Pengumuman ini tak pelak memperparah gejolak politik dan keamanan di Negeri Piramida tersebut. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL