Ramallah, LiputanIslam.com –  Dua pemuda Palestina gugur syahid dan puluhan lainnya cidera dalam bentrokan warga Palestina dengan pasukan Zionis Israel pada aksi “Jumat Amarah” (22/12/2017) yang digelar warga Palestina untuk membela kota Al-Quds (Yerussalem).

Seperti hari-hari Jumat sebelumnya, aksi protes digelar di beberapa titik kontak dengan pasukan Zionis di Tepi Barat, Al-Quds, dan Jalur Gaza dalam rangka  menolak keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui kota ini sebagai ibu kota Israel.

Jubir Depkes Ashraf Al-Qudrah menyatakan bahwa pemuda Palestina Zakariya  Al-Kafaraneh, 24 tahun, gugur terkena serangan pasukan Zionis di distrik Jabalia di utara Jalur Gaza. Beberapa lama kemudian dia juga menyebutkan satu lagi warga Palestina gugur namun belum diketahui identitasnya dalam bentrokan di Gaza timur.

Depkes Palestina menyatakan sekira 40 warga Palestina juga cidera di Jalur Gaza akibat bentrokan dengan pasukan Zionis di wilayah perbatasan timur.

Palestinian Information Center (PIC) menyebutkan bahwa bentrokan warga Palestina dengan pasukan Zionis Israel terjadi di Ramallah, Al-Khalil (Hebron), Nablus, Salfit, Bethlehem, Jenin, Al-Quds,  serta di bagian timur dan utara Jalur Gaza hingga jatuh beberapa korban akibat terkena peluru dan gas air mata.

Data awal yang dirilis lembaga Bulat Sabit Merah Palestina mencatat korban luka Palestina mencapai 105 orang, 12 di antaranya akibat peluru karet dan gas air yang ditembakkan oleh pasukan Zionis terhadap massa Palestina yang beraksi hingga ke pos utara kota Bethlehem.

Berbagai kelompok Islamis dan nasionalis Palestina sebelumnya telah menyerukan kepada rakyat Palestina untuk menggelar unjuk rasa akbar usai shalat Jumat di berbagai titik kontak dengan pasukan Zionis demi membela Al-Quds dan memrotes keputusan Trump. (mm/alalam/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*