Teheran, LiputanIslam.com –   Juru bicara Kemlu Iran Behram Qassemi menyebut Menlu Arab Saudi Adel al-Jubeir menderita gangguan “narsisme.”

Menanggapi pernyataan al-Jubeir di London, Inggris, Selasa pekan lalu mengenai Iran, Qassemi dalam jumpa pers mingguannya di Teheran, Senin (11/9/2017),  mengatakan,“Saya kira dia berulangkali menderita narsisme, dan bisa jadi dia menyebut nama Iran di luar kesadarannya.”

Al-Jubeir sendiri saat berada di London itu mengatakan, “Saya tidak melihat adanya keseriusan Iran dalam dialog…  Para pemimpin al-Qaeda di Iran telah memberikan instruksi-instruksi serangan anti Saudi… Iran mengacaukan stabilitas kawasan melalui Hizbullah dan serangan-serangan teror. Teheran harus menghentikan teror dan campur tangan jika ingin memperbaiki hubungannya dengan Saudi.”

Qassemi melanjutkan bahwa Iran dan Saudi akan bertukar delegasi diplomatik usai aktivitas terkait dengan musim haji.

“Dalam diplomasi dan kebijakan luar negeri segala sesuatu bisa saja terjadi. Adapun mengenai pertukaran delegasi ini masih belum ada ketetapan waktu, tapi masalah ini masih mengemuka dan para delegasi sudah mendapatkan visa mereka. Saya kira pertukaran delegasi ini akan terjadi usai penuntasan semua kegiatan pelaksanaan ibadah haji,” terangnya.

Dia menambahkan bahwa pertukaran delegasi ini kemungkinan akan dilakukan pada beberapa pekan mendatang, dan sebatas untuk meninjau tempat-tempat yang semula ditinggali oleh para diplomat masing-masing.

Saudi memutuskan hubungan dengan Iran pada awal tahun 2016 menyusul insiden serangan para pengunjuk rasa Iran terhadap Kedubes Arab Saudi di Teheran. Unjuk rasa itu sendiri dilakukan untuk memrotes hukuman mati otoritas Saudi terhadap ulama besar Syiah Saudi Syeikh Nimr Bagir al-Nimr. (mm/mehrnews/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL