senator mccainWashington, LiputanIslam.com – Senator Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik John McCain menyatakan bahwa negaranya harus berterima kasih kepada Arab Saudi atas kesediaan Riyadh membanting harga minyak dan mempertahankannya di level terendah.

Hal itu dikemukakan McCain sembari mengecam Presiden AS Barack Obama yang dinilainya tidak melakukan tindakan baru terkait krisis Ukraina serta lemah dalam menghadapi Rusia.

“Saya kira aneh jika kita berpikir bahwa Presiden AS telah melakukan tindakan pencegahan terhadap Vladimir Putin (Presiden Rusia). Kita bahkan tidak memberikan senjata defensif kepada Ukraina. Presiden Obama dan kita harus berterima kasih kepada Arab Saudi yang membuat harga minyak perbarel jatuh pada level yang telah berdampak dramatis pada perekonomian Vladimir Putin,” ungkapnya dalam wawancara yang dimuat situs CNN Minggu (22/12)

“Ini tidak ada hubungannya dengan tindakan yang diambil oleh Presiden AS,” imbuh lawan Obama dalam pemilu presiden AS tahun 2008 tersebut.

McCain juga menyindir sikap Obama terkait serangan cyber yang menerjang perusahaan Sony di mana Korea Utara dituding Polisi Federal AS (FBI) sebagai dalang peretasan.

“Saya kira pula bahwa Presiden tidak mengerti bahwa ini merupakan sesuatu yang baru. Ini adalah manifestasi dari bentuk baru perang. Ketika Anda menghancurkan ekonomi, memaksakan penyensoran terhadap dunia, tertama AS, maka ini lebih dari vandalisme,” katanya.

Sebelumnya, Obama tidak menganggap peretasan itu sebagai perang, melainkan hanya menyebutnya sebagai vandalisme dunia maya. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL