pelestina khaled al-bathsGazaCity, LiputanIslam.com –  Faksi Jihad Islam Palestina menyatakan bahwa pasukan kolektif negara-negara Arab harusnya dibentuk bukan untuk menjalankan agenda-agenda Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah, melainkan untuk membebaskan Palestina dari cengkraman rezim Zionis Israel.

“Kami menghendaki supaya pasukan kolektif Arab dibentuk untuk pembebasan Palestina, bukan malah untuk menjalankan agenda AS untuk menciptakan perpecahan,” ungkap tokoh senior Jihad Islam Palestina Khaled al-Batsh di halaman Facebooknya, Senin (25/5), sebagaimana dilansir laman Falastin al-Youm.

Dilaporkan pula bahwa para kepala staf angkatan bersenjata Arab telah menggelar pertemuan di bawah pimpinan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Mesir Mahmoud Hijazi di markas liga Arab di Kairo, Mesir. Para peserta pertemuan telah menjalin kesepakatan mengenai sebuah protokol mengenai pembentukan pasukan bersama Arab. Protokol itu selanjutnya akan diserahkan kepada para pemimpin Arab untuk dibahas.

“Sejak terjadi peristiwa Nakba (peristiwa pendudukan Palestina oleh kaum Zionis pada 15 Mei 1948) dan terwujudnya pemerintahan Israel di tanah Palestina serta pengusiran penduduk tanah ini sampai sekarang rakyat Palestina terdera oleh berbagai kegagalan yang ada, namun mereka tidak kehilangan harapannya terhadap peranan nasional dan Islaminya untuk tetap menghidupkan cita-cita dan isu Palestina,” tulis al-Basth.

Dia menambahkan, “Sejak Liga Arab dibentuk pada beberapa dekade silam sampai sekarang tak ada satupun kesepakatan pertahanan Arab kolektif yang dijalankan terhadap Israel.”

Sidang kedua para kepala staf angkatan bersenjata Arab diselenggarakan di markas Liga Arab di Kairo, ibu kota Mesir, Rabu pekan lalu. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL