jihad islam palestinaBeirut, LiputanIslam.com – Wakil faksi pejuang Palestina Jihad Islam untuk Libanon, Abu Emad al-Rifa’i, mengaku tak habis pikir mengapa bangsa Muslim Arab Palestina sedemikian ditindas oleh kaum Zionis Israel, tapi para mufti di dunia Islam, khususnya Arab sendiri, tidak mengeluarkan seruan dan fatwa jihad.

Sebagaimana dilaporkan Irna, pernyataan heran itu dia kemukakan dalam cara peringatan HUT ke-28 Jihad Islam Palestina dan Haul ke-20 pendiri faksi ini, Syahid Fathi Shaqaqi, di Beirut, Lebanon, Senin (9/11).

Dia mengingatkan bahwa intifada al-Quds yang terjadi sekarang telah menyatukan sikap orang-orang Palestina, memperkuat muqawamah (perlawanan terhadap Israel), dan resistensi anak-anak bangsa Palestina.

Namun demikian, lanjutnya, pemerintah di negara-negara Arab memilih bungkam dan sebagian malah menyibukkan diri dengan persoalan-persoalan lain tanpa menghiraukan agresi kaum Zionis terhadap Masjidil Aqsa di Baitul Maqdis yang jelas-jelas merupakan tempat suci ketiga bagi seluruh umat Islam setelah Mekkah al-Mukarramah dan Madinah al-Munawwarah.

Dia juga menyayangkan sikap media negara-negara Arab yang, menurutnya, juga acuh tak acuh terhadap isu Palestina.

“Sungguh mencurigakan; mengapa sebagian media Arab tak peduli, dan tak berusaha meliput perkembangan intifada al-Quds dan kebengisan kaum Zionis terhadap bangsa Palestina?!” ungkapnya.

Dia menambahkan, “Mengapa para mufti tidak mengeluarkan fatwa jihad untuk melawan Zionis, mengatasi kezaliman terhadap rakyat Palestina, membela dan membantu rakyat tertindas Palestina? Padahal seluruh umat Islam sepakat mengenai kesucian Palestina dan keabsahan perang melawan Zionis.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL