jihad islam palestinaGazaCity, LiputanIslam.com – Kelompok Jihad Islam Palestina menyatakan bahwa intifada al-Quds sekarang mengalami masa tenang, namun menjelang badai. Salah faksi utama pejuang Palestina ini memastikan bahwa intifada Palestina sekarang berada dalam proses gerakan bersenjata melawan kaum Zionis Israel.

“Intifada sedang bergerak menuju aksi bersenjata sehingga akan lebih berbahaya bagi rezim Israel dan pemukim (Zionis),” ungkap tokoh senior Jihad Islam Palestina Khodr Habib, seperti dilansir situs al-Resalah dan dikutip FNA, Rabu (27/4).

Dia memastikan bahwa ketenangan yang terjadi pada intifada sekarang akan mendatangkan kejutan dalam beberapa hari ke depan.

“Tindakan represif Israel terhadap penduduk di Tepi Barat dan keputusan tembak mati Israel terhadap anak-anak kecil serta pemuda dan pemudi Palestina bukannya akan menumpas intifada, tapi malah akan mempersengit intifada dan perlawanan terhadap Rezim Zionis,” tegasnya.

Dia menambahkan, “Intifada merupakan paku sejarah penting dalam sejarah cita-cita Palestina, dan kebangkitan ini terjadi menyusul kandasnya semua opsi perundingan dengan rezim penjajah.”

Sekitar 20 hari lalu terjadi ledakan bus di Baitul Maqdis (Yerussalem) yang menjatuhkan 20 korban luka di pihak Israel. Sebagian orang menyebut peristiwa ini sebagai pertanda dimulainya intifada babak baru dalam bentuk gerakan bersenjata di Tepi Barat.

Intifada al-Quds dimulai pada Oktober 2015 menyusul gencarnya provokasi kaum Zionis di Masjidil Aqsa yang merupakan tanah suci ketiga umat Islam setelah Mekkah al-Mukarramah dan Madinah al-Munawwarah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL