mesir al-sisi and king abdullahBaitulMaqdis, LiputanIslam.com – Koran Israel Jerussalem Post (JP) melaporkan bahwa Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi dan Raja Abdullah II dari Jordania menginginkan supaya perundingan damai segera dimulai lagi antara Palestina dan Israel.

“Para kepala negara Mesir dan Jordania di akhir pertemuan keduanya di Amman kemarin (Kamis, 11/12) mengeluarkan pernyataan bersama menginginkan supaya kendala proses perundingan ini dapat diatasi,” tulis JP, Jumat kemarin (12/12).

JP menambahkan bahwa kedua pemimpin Arab ini juga mengingatkan kerawanan situasi di kota Baitul Maqdis (Jerussalem) dalam beberapa pekan terakhir akibat tindakan provokatif para ekstrimis Zionis. Peringatan ini dikemukakan menyusul peristiwa serangan tentara Zionis yang menggugurkan Menteri Palestina Ziad Abu Ein, Rabu (10/12). (Baca: Ribuan Orang Ikuti Prosesi Pemakaman Menteri Palestina Yang Gugur Dianiaya Tentara Israel)

Menurut JP, kunjungan al-Sisi ke Amman tersebut merupakan kunjungannya yang pertama kali ke Jordania sejak menjabat sebagai Presiden Mesir.

Sementara itu, tentara Israel telah menangkap 18 lagi orang Palestina di Baitul Maqdis dan Tepi Barat, Jumat kemarin.

Sky News edisi bahasa Arab melaporkan bahwa sembilan di antara belasan orang Palestina yang ditangkap itu adalah anggota Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas).

Sehari sebelumnya tentara Zionis juga menangkap 20 pemuda Palestina di distrik al-Bireh dekat Ramallah menyusul prosesi pemakaman jenazah Ziad Abu Ein. (mm)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL