Teheran, LiputanIslam.com – Komandan Pasukan Quds Korps Revolusi Islam Iran (IRGC), Jenderal Qassem Soleimani, memastikan Iran mustahil bernogesiasi dengan Amerika Serikat (AS), sebab dalam situasi seperti sekarang negosiasi tak ubahnya dengan menyerah.

Hal ini dia disampaikan dalam pidato pada hari kedua konferensi umum para pemimpin, kepala dan direktur Pasukan Keamanan Dalam Negeri di Iran, Senin (29/4/2019), sebagaimana dilaporkan kantor berita mahasiswa Iran, ISNA.

Soleimani menjelaskan bahwa rakyat Iran memandang negosiasi Teheran dengan Washington dalam situasi saat ini sama halnya dengan penyerahan diri.

Jenderal tersohor Iran ini lantas menekankan bahwa negaranya pantang menyerah pada tekanan AS, dan menyebutkan bahwa Washington berusaha menyeret Teheran ke meja perundingan melalui sanksi ekonomi AS terhadap Iran.

“Musuh bermaksud membidik Iran melalui tekanan ekonomi dan sanksi, dan menyasar keamanan di negara ini sehingga mengerahkan segenap kemampuannya untuk mewujudkan hal ini,” ujar Soleimani.

Pada 8 April, Washington mencantumkan IRGC dalam daftar organisasi teroris asing. Tindakan demikian tercatat sebagai pertama kalinya AS memasukkan entitas militer sebuah negara sebagai organisasi teroris.

Di pihak lain, Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran membalas keputusan Trump itu dengan  mencantumkan Komando Sentral AS (CENTCOM) dalam daftar organisasi teroris versi Iran. CENTCOM adalah pasukan AS yang bercokol di Timteng dan sekitarnya.

IRGC didirikan setelah revolusi Islam di Iran pada 1979, dan menjadi organisasi keamanan paling kuat di negara republik Islam ini. Pengaruh IRGC bahkan merambah ke kawasan Timteng terutama setelah memainkan andil besar dan bahkan peran kunci dalam operasi-operasi militer penumpasan kelompok-kelompok teroris, termasuk ISIS, di Irak dan Suriah.

Ketegangan antara Washington dan Teheran meningkat sejak Trump mengumumkan penarikan AS dari perjanjian nuklir sejumlah negara terkemuka dunia dengan Iran tahun 2015. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*