Teheran, LiputanIslam.com –  Komandan Pasukan Quds yang bernaung di bawah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC)  Jenderal Qasem Soleimani menyatakan bahwa Kementerian Pertahanan Iran telah mempersenjatai Irak sepanjang waktu dalam perang melawan kawanan teroris.

Dalam pidato pada peringatan gugurnya Brigjen Shaban Naseri yang berlangsung di Teheran, Senin (10/7/2017), Soleimani menjelaskan bahwa gerakan Hizbullah Lebanon telah mengalirkan pengalaman militernya kepada pasukan relawan Irak al-Hashd al-Shaabi.

Soleimani menyebut kemunculan kelompok teroris ISIS sebagai fenomena yang sangat berbahaya dam telah menimbulkan kerugian besar pada dunia Islam, sementara musuh-musuh Iran telah gagal mengacaukan negara republik Islam ini dengan konflik sektarian, dan bangsa Iranpun terus melawan eksistensi pasukan asing di kawasan.

Dia mengapresiasi peranan Perdana Menteri Irak Haeder Abadi dan parlemen negara ini dalam melegitimasi keberadaan al-Hashd al-Shaabi yang, menurutnya, merupakan “pasukan terkuat di kawasan yang telah menorehkan kepahlawanan tak terlupakan dalam perang melawan terorisme.”

Mengenai bebasnya kota Mosul, Irak utara, dari cengkraman ISIS Solemaini mengatakan bahwa kemenangan ini adalah berkat hikmat dan kebijaksanaan figur istimewa ulama besar Irak Grand Ayatullah Sayyid Ali al-Sistani yang telah tampil sebagai marji’ atau ulama rujukan bukan hanya bagi kaum Syiah melainkan juga bagi semua golongan di Irak.

Di bagian akhir, sosok yang dijuluki Barat “Jenderal Bayangan” ini menegaskan bahwa bangsa Irak tidaklah sendirian, dan bahwa bangsa ini dan bangsa Suriah sama-sama berjasa besar bagi bangsa-bangsa dunia dalam perang melawan terorisme. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL