masoud jazayeri2Teheran, LiputanIslam.com – Wakil Kepada Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran Brigjen Masoud Jazaeri menyatakan bahwa jika Amerika Serikat (AS) melakukan tindakan militer terhadap Iran maka Iran pasti akan menunjukkan bagaimana kekuatan sesungguhnya yang dimiliki oleh negara Republik Islam ini. Demikian dilaporkan Alalam, Selasa (3/3/2015).

Menanggapi pernyataan Menlu AS John Kerry dalam wawancara dengan ABS, Jazayeri mengatakan, “Polos sekali ketika Kerry beranggapan bahwa Iran akan bersedia melepaskan kepentingannya yang sah apabila mendapat ancaman militer.”
Dia menambahkan bahwa jika AS melakukan “tindakan bodoh” dengan melancarkan serangan militer terhadap Iran maka Iran “akan menunjukkan kepada mereka kekuatan Iran yang sesungguhnya.”

Menurut Jazayeri, AS sudah tidak dapat lagi berbuat sesuatu yang dapat mencelakakan Iran untuk selamanya.
“Kami sudah mampu mengatasi keburukan AS untuk selamanya… Ketangguhan daya pertahanan dan serangan kami yang tersebar di area yang sangat luas akan memaksa AS keluar dari kawasan strategis Asia barat,” tandasnya.

AS Kaget Replika Kapal Induknya Digempur

Mengenai latihan perang Iran bersandi “The Great Prophet 9” yang belum lama ini berlangsung di Selat Hormuz, jenderal Iran lainnya, Laksamana Ali Fadavi mengatakan, “Angkatan Laut Garda Republik Islam (IRGC) tentu bertanggungjawab sepenuhnya atas kawasan Selat Hormuz dan Teluk Persia, dan memang harus selalu bersiaga. Kami senantiasa berlatih perang.”

Komandan Angkatan Laut IRGC menambahkan, “Di kawasan strategis ini kami berhadapan dengan musuh seperti AS. Sejak kemenangan revolusi Islam di Iran mereka mengumumkan permusuhannya terhadap revolusi ini, dan mereka bercokol di kawasan vital semisal Teluk persia dan Selat Hormuz yang notabene lumbung suplai bahan dunia di masa kini maupun di masa yang akan datang. Bahan bakar artinya ialah jaminan bagi perekonomian global dan kesejahteraan bangsa-bangsa dunia. Ketiadaan bahan bakar membawa petaka besar bagi manusia.”

Lebih jauh dia mengatakan bahwa Washinton terkejut mendengar kabar latihan tempur Iran yang menjadikan replika kapal induk AS jadi sasaran gempuran.

“Sejak awal mereka sudah terkejut dan bahkan terjadi kehebohan besar mengenai pembuatan replika kapal induk AS dengan ukuran sesuai aslinya. Mereka lantas mencoba menebak bahwa Iran membuat replika kapal induk Nimitz hanya untuk pembuatan film.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*