Teheran, LiputanIslam.com – Wakil Komandan Umum Garda Revolusi Islam Iran (Pasdaran/IRGC) Brigjen Hossein Salami menegaskan bahwa Iran pasti akan membalas darah jenderal Mohammad Ali Allahdadi dan para pejuang Hizbullah Lebanon yang gugur diserang Israel di Quneitra, Dataran Tinggi Golan, Suriah.

“Kami akan membalas, kaum Zionis harus siap-siap menerima pembalasan,” tegas Salami dalam sebuah acara mengenang Jenderal Allahdadi dan syuhada Quneitra, sebagaimana dilansir Alalam, Selasa (27/1/2015).

Dia menambahkan bahwa Allahdadi adalah sosok yang tak mengenal batas teritorial dalam upaya memperkuat kubu muqawamah (perlawanan) anti Zionis, dan berbaurnya darah Allahdadi dengan darah syuhada muqawamah Lebanon menjadi bukti bahwa batasan geografis tidak dapat memisahkan identitas sesama Muslim.

“Syahid Allahdadi serta Syahid Jihad Mughniyah dan para sahabat seperjuangan mereka telah membuktikan bahwa jalur kehormatan umat Islam melintas melalui jihad… Kita diciptakan bukan untuk menerima titah dari kaum Yahudi dan Nasrani,” ungkapnya.

Dia mengingatkan bahwa musuh-musuh Islam sudah sekian dekade melakukan penjarahan terhadap kekayaan umat Islam, dan karena itu dunia Islam sekarang sedang bangkit sehingga musuh tak dapat lagi berkeliaran dengan tenang di jalanan.

Menurutnya, Amerika Serikat (AS) dulu dapat menduduki negara Islam manapun dan kapanpun mereka menghendakinya, tapi sekarang mereka tidak dapat berbuat demikian lagi karena perkembangan politik dan kemanusiaan sudah keluar dari kendali AS yang posisinya kian terpojok.

“AS gagal menghalangi kekalahan entitas Zionis dalam empat perang terakhir. AS juga tak dapat melakukan intervensi militer di Suriah, padahal dulu mereka tak dapat menunda pembuktian setiap ancaman yang dilontarkannya,” kata Salami.

Di bagian akhir kata sambutannya dia menegaskan, “Kami diciptakan bukan untuk tidur nyenyak membiarkan musuh menghabisi putera-puteri kami. Kami akan melakukan pembalasan. Mereka harus menanti pembalasan itu, namun kami akan menentukan waktu dan tempatnya.”

Surati AS

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Urusan Arab dan Afrika Hossein Amir Abdollahian menyatakan bahwa negaranya telah melayangkan surat kepada AS memberitahukan bahwa Israel telah melanggar rambu.

“Kami telah melayangkan surat melalui kanal diplomatik kepada AS berisikan pemberitahuan bahwa Rezim Zionis dalam agresinya di Qunietra yang menggugurkan Mohammad Ali Allahdadi telah melanggar ‘garis merah’ Iran,” ungkapnya.

Dia menambahkan, “Telah kami katakan dalam surat kepada AS bahwa para politisi Zionis harus menunggu akibat perbuatan mereka itu.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*