pasukan suriah di khan tumanAleppo, LiputanIslam.com –  Penasehat militer Iran di Suriah Brigjen Hamid Reza Rostamian menyatakan telah jatuhnya sebanyak 700 korban tewas dan luka di pihak gerombolan teroris takfiri, dan hancur pula beberapa unit tank, mobil pengangkut personil dan sarana perang mereka lainnya dalam pertempuran di Khan Touman, provinsi Aleppo, Suriah.

“Dalam bulan Mei ini sumber-sumber militer menyatakan sedikitnya 400 teroris terbunuh dan terluka oleh serangan pasukan pro-pemerintah dalam pertempuran di Khan Touman,” katanya kepada FNA dan dikutip al-Alam, Selasa (31/5).

Komandan  “Divisi Karbala 25” itu menambahkan, “Selama itu pula sdikitnya 10 tank dan kendaraan lapis baja milik teroris takfiri hancur.”

Dia juga menyebutkan pasukan divisi itu terlibat dalam pertahanan front Khan Touman sejak 7 April lalu, dan pasukan pro-pemerintah Suriah telah melancarkan serangan telak terhadap pasukan teroris takfiri Jabhah al-Nusra.

iran Brigjen Hamid Reza Rostamian

Brigjen Hamid Reza Rostamian

“Jabhah al-Nusra telah melancarkan tiga kali serangan besar pada 9 dan 19 April serta 5 Mei untuk menguasai Khan Touman, tapi pasukan garnisun dapat menimpakan kerugian fatal pada mereka pada setiap upaya mereka,” terangnya.

Mengenai serangan pasukan takfiri pada 9 April untuk menguasai Khan Touman dia mengatakan, “Pihak musuh, takfiri, menelan kerugian besar antara lain 50 orang tewas, dua kendaraan pengangkut personil, sejumlah  tank serta perlengkapan dan senjata mereka hancur sehingga mereka terpaksa kabur.”

Mengenai pertempuran kedua pada 19 April dia mengatakan, “Musuh menderita kerugian besar akibat serangan bantuan pasukan udara sehingga mereka bahkan tak dapat beranjak dari posisi-posisi mereka untuk melancarkan serangan.”

Dia menjelaskan bahwa saat itu mereka kehilangan nyawa banyak anggotanya beserta sejumlah tank dan kendaraan pengangkut personil sehingga pasukan teroris yang tersisa memilih kabur dari lokasi pertempuran.

Dia menambahkan bahwa pertempuran ketiga yang terjadi pada 5 Mei pasukan teroris takfiri Jabhah al-Nusra dan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengerahkan banyak pasukannya hingga mencapai sekitar 2500 personil terlatih mereka dengan pangarahan dan komando para perwira militer Turki, Arab Saudi, Yordania, Israel dan lain-lain, dan mereka melancarkan serangan di tengah situasi gencatan senjata.

Menurutnya, pertempuran itu berlangsung hebat selama 14 jam, namun kawanan teroris itu lagi-lagi menderita kerugian besar.

Lebih lanjut Brigjen Rostamian memastikan telah jatuh korban tewas dan luka sebanyak 700 orang di pihak teroris takfiri selama terjadi beberapa pertempuran tersebut, dan dengan demikian mereka gagal bergerak maju menuju beberapa kawasan strategis termasuk Qarasi, Hamra, Huwaiz, Qal’ijiah dan Khalsah.  (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL