Teheran, LiputanIslam.com –  Pesehat Pemimpin Besar Iran bidang militer, Mayjen Sayyid Yahya Rahim Safavi, menegaskan bahwa negaranya akan menggempur istana-istana Kerajaan Arab Saudi dengan 1000 rudal di hari pertama perang jika Saudi nekat menyerang Iran.

Seperti dilansir Tasnim milik Iran, Senin (25/6/2018), dia mengatakan hal tersebut sembari menyebutkan bahwa Saudi tidak akan senekat itu.

“Tapi jika mereka nekat untuk bertindak keliru maka 1000 rudal akan menerjang istana-istana kerajaan di Riyadh di hari pertama, dan tentu kecil sekali kemungkinan Saudi akan bertindak sebodoh itu,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa kekuatan militer Iran kini sudah mencapai kawasan pantai Laut Tengah, dan menjadi negara terkemuka di kawasan sehingga tak ada kemelut regional yang dapat diselesaikan tanpa partisipasi Iran yang juga tidak akan pernah menjadi ancaman bagi negara jirannya.

Mengenai Amerika Serikat (AS) dia menilainya sudah mengalami degradasi kebudayaan, militer, dan ekonomi.

“Pasukan militer Iran memiliki rencana-rencana yang jelas dalam mengantisipasi segala ancaman, dan kekuatan  kamipun telah mencapai kawasan pantai Laut Tengah, sementara AS dan Rezim Zionis (Israel) melemah, sebab jika memang kuat maka keduanya tentu dapat menjatuhkan Presiden Suriah Bashar Assad,” ujarnya.

Mengenai Hizbullah dia mengatakan bahwa kelompok pejuang yang berbasis di Lebanon ini memiliki 80,000 rudal sehinggamenjadi ancaman permanen bagi kaum Zionis penjajah Palestina. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*