irak letjen rashid falihBaghdad, LiputanIslam.com – Komandan Operasi Militer Provinsi Anbar, Irak, Letjen Rashid Falih, menyatakan ada empat dinas intelijen negara regional Timur Tengah yang bekerjasama untuk menjatuhkan Baghdad, ibu kota Irak, ke tangan teroris. Dia juga menyebutkan bahwa Amerika Serikat (AS) dan Eropa menggalang konspirasi untuk menjadikan Irak sebagai “spons” untuk menyerap teroris dari berbagai penjuru dunia. Demikian menurut laporan berbagai media Arab yang dikutip FNA Senin (16/6/2014)

“Penyusupan teroris ke Irak adalah satu plot AS dan Eropa untuk membersihkan dunia dari teroris dengan cara mengumpulkan mereka di negara kita,” ungkap Falih.

“Irak dijadikan sebagai spons untuk menyerap para teroris dan anggota ISIS (Daulat Islam Irak dan Suriah) dari berbagai penjuru dunia, dan inilah yang menyebabkan para teroris berdatangan ke Irak dari Spanyol, Belanda, AS dan beberapa negara Arab,” lanjutnya.

Tanpa menyebutkan nama negara, dia mengatakan di Timur Tengah ada empat negara yang bersekongkol untuk menggulingkan sistem demokratis di Irak.

Dia menjelaskan, “Dinas-dinas rahasia empat negara kawasan bersepakat melatih para teroris ISIS untuk menghancurkan Irak dan merobohkan sistemnya yang demokratis. Irak memiliki data-data dan dokumen untuk membuktikan klaim ini, antara lain berupa pengakuan para teroris yang tertangkap, keterlatihan mereka menjadi sniper, adanya janji-janji kepada mereka untuk mendapatkan pekerjaan, serta diberinya mereka visa untuk berkeliaran di beberapa negara.”

Sementara itu, laporan lain dari lembaga pemberitaan al-Sumaria menyebutkan, Komisi Keamanan Parlemen Provinsi Dhiqar Senin (16/6/2014) melaporkan adanya kawanan bersenjata yang masuk dari wilayah Arab Saudi ke kawasan gurun di Khadir al-May, Irak, yang berada di dekat perbatasan Saudi dan Kuwait.

Jibar al-Musawi, ketua komisi tersebut, mengatakan pihaknya telah mendapatkan informasi intelijen akurat mengenai adanya kawanan bersenjata yang menyusup kawasan gurun Khadir al-May dan kawasan al-Khamisah untuk melakukan pemantauan keadaan. Dia menambahkan bahwa kawasan tersebut berada di bawah pantauan Irak dari satuan intelijen Operasi Rafidain. (mm/fna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL