Ankara, LiputanIslam.com –  Menlu Iran Mohammad Javad Zarif berkunjung ke Turki dan mengadakan pertemuan yang tak diumumkan sebelumnya dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, sebagaimana dinyatakan oleh kantor kepresidenan Turki, Rabu (29/8/2018).

Zarif memulai pertemuannya di markas Partai Keadilan dan Pembangunan (Adalet ve Kalkınma Partisi /AKP) pimpinan Erdogan di tengah menguatnya dugaan akan segera terjadinya operasi militer besar-besar Pasukan Arab Suriah (SAA) terhadap kelompok-kelompok pemberontak dan teroris yang didukung Turki di provinsi Idlib.

Belakangan ini Turki memantau dengan hati-hati kemungkinan serangan SAA tersebut sembari berharap akan adanya proses perdamaian di Suriah dengan partisipasi Iran dan Rusia yang mendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Selama perang yang sudah berlangsung tujuh tahun di Suriah Turki mendukung kelompok-kelompok bersenjata yang berusaha menggulingkan pemerintahan Assad, namun Ankara bersedia mengesampingkan perselisihannya dengan Teheran dan Moskow demi terbentuknya aliansi segi tiga Turki, Iran, dan Rusia.

Rencananya, pada September mendatang Erdogan akan mengadakan pertemuan puncak segi tiga ke-7 dengan Presiden Iran Hassan Rouhani dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Iran.

Para pengamat memandang Idlib yang sebagian besar wilayahnya dikuasai oleh pemberontak dan teroris akan menjadi ujian bagi aliansi segi tiga ini setelah Ankara mengingatkan bahwa solusi militer akan berujung tragedi dan mengalirnya gelombang pengungsi baru ke Turki.

Namun demikian, para pengamat juga menilai bahwa Turki serius mempertahankan aliansi ini sehingga bisa jadi bahkan siap memberikan dukungan terbatas kepada operasi serangan SAA terhadap sebagian besar kelompok ekstremis di Idlib. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*