Iraqi-Prime-Minister-Nuri-001Baghdad, LiputanIslam.com –  Menjelang pemilihan umum, Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki menyatakan tidak tertutup kemungkinan diumumkannya status darurat.

Dalam pertemuan dengan para komandan keamanan Irak belum lama ini dia juga memberikan peringatan keras kepada mereka bahwa pengabaian terhadap status itu akan diancam hukuman berat, termasuk penjara.

Mengutip laporan kantor berita Baratha, FNA Selasa (22/4/2014) menyebutkan bahwa al-Maliki menyerukan kepada mereka supaya bersiaga penuh terhadap kemungkinan meningkatnya gangguan keamanan menjelang pemilu yang akan diselenggarakan pada tanggal 27 April mendatang.

Sumber-sumber kantor Perdana Menteri Irak menyatakan bahwa al-Maliki bermaksud menerapkan situasi darurat sejak 25 April karena aksi teror di negara ini diperkirakan akan meningkat dan terdapat informasi bahwa para teroris akan melancarkan gelombang serangan teror di Baghdad dan berbagai wilayah barat Irak.

Sementara itu, di lapangan pasukan Irak dilaporkan berhasil menghabisi sedikitnya 10 ekstrimis anggota Daulat Islam Irak dan Suriah (ISIL) serta menciderai beberapa anggota lainnya di Fallujah, provinsi Anbar, Senin (21/4/2014). Gubernur Anbar, Hamid al-Hayes mengatakan, “Beberapa helikopter tempur Irak menggempur empat titik konsentrasi teroris di sekitar Fallujah.” Menurut dia, serangan ini juga menghancurkan beberapa sarang teroris serta 14 unit mobil berisikan senjata dan peralatan perang kaum militan.

Di bagian lain, sedikitnya 10 orang tewas dan 35 lainnya cidera akibat serangan bom mobil bunuh diri yang ditujukan terhadap sebuah pos polisi Irak di kawasan al-Suwaira, 50 km selatan Baghdad. Selain itu, 15 nyawa juga melayang, empat di antaranya polisi, dan puluhan lainnya cidera akibat serangkaian aksi serangan teror yang terjadi di berbagai kawasan Irak sepanjang Senin kemarin.

Sejak Desember 2013 tentara Irak menggelar operasi militer secara masif provinsi Anbar, Irak barat, untuk menumpas kelompok-kelompok teroris akibat meningkatnya serangan teror di sejumlah wilayah negara ini. (mm/fna/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*