mekkah 2Mekkah,LiputanIslam.com –   Para jemaah dan tamu Baitullah Kaabah akan memulai manasik ibadah haji di tanah suci Mekkah al-Mukarramah pada hari Tarwiyah yang jatuh pada hari ini, Sabtu (10/8/2016), sementara jumlah jemaah haji Indonesia yang meninggalkan dilaporkan bertambah menjadi 82 orang.

Laman berita Akhbar al-Aan, Jumat (9/9/2016), mengutip keterangan Direktorat Jenderal Paspor Arab Saudi, bahwa jumlah jemaah haji yang datang dari luar negeri mencapai 1,3 juta orang yang sebagian besar datang melalui jalur udara dan mendarat di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, dan Bandara Amir Mohammad bin Abdulaziz, Madinah al-Munawwarah.

Tercatat bahwa jemaah yang datang melalui jalur udara sebanyak 1,245,000 orang, sedangkan yang datang melalui jalur darat 65,594 orang, dan yang melalui jalur laut 12,723 orang.

Sebelum memulai manasik haji, para jemaah haji sudah berbondong-bondong  ke tanah suci Mekkah al-Mukarramah  untuk bertawaf mengelilingi Baitullah Kaabah di Masjidil Haram di tengah cuaca panas yang mencapai sekitar 45 derajat celcius.

Pada tahun ini tidak ada jemaah haji dari Iran akibat perselisihan antara Teheran dan Riyadh mengenai persyaratan untuk jemaah haji Iran yang dipicu oleh tragedi berdasakan di Mina yang menjatuhkan korban gugur sebanyak ribuan jemaah pada musim haji 2015.
82 Jemaah Haji Indonesia Meninggal

Menjelang wukuf di Arafah pada Ahad 11 September 2016, jumlah jemaah haji yang wafat di Tanah Suci sebanyak 82 orang. Laman Viva menyebutkan bahwa tambahan jemaah wafat per Kamis, 8 September 2016 pukul 08.00 waktu Saudi sebanyak dua orang.

Jemaah haji Indonesia pada hari ini, Sabtu, 10 September 2016 secara bertahap akan diberangkatkan ke Arafah untuk menjalani wukuf pada Minggu 11 September 2016. Selanjutnya, jemaah akan bergerak untuk mabit di Muzdalifah dan Mina.

191 Jemaah Haji Ilegal Indonesia Ditangkap

Sebanyak 191 Warga Negara Indonesia (WNI) diamankan pasukan petugas keamanan Kota Suci Makkah Al-Mukarramah. Mereka ditangkap saat petugas melakukan razia ke sejumlah bangunan. Mereka diduga tidak memiliki identitas jelas.

Laman Republika melaporkan, Konsuler 3 KJRI Jeddah, A.H Syaifuddin membenarkan hal tersebut. Mereka hendak melakukan ibadah haji, namun tidak terdaftar di haji reguler.

Syaifuddin menjelaskan, sebagian dari mereka merupakan WNI overstayer. Kemudian mereka juga ada yang menggunakan visa terbatas dan visa kerja singkat.

Mereka, lanjutnya, ditangkap saat sedang berada di tempat tinggalnya yang disewa oleh salah satu WNI yang menetap di sana Makkah. Mereka menunggu hari pelaksanaan haji.

“Mereka sudah ditahan aparat dan akan proses deportasi karena melakukan pelanggaran izin tinggal dan izin haji,” jelasnya. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL