ارتفاع ضحايا تفجير الكرادة في بغداد إلى 80 قتيلا

Baghdad, LiputanIslam.com – Sekitar 80 orang terbunuh dan 131 lainnya luka-luka terkena ledakan bom dahsyat di Baghdad, ibu kota Irak, Sabtu malam waktu setempat (3/7/2016). Demikian dikatakan polisi Irak, seperti dilansir Reuters.

Disebutkan bahwa sebuah bom mobil meledak dekat sebuah restoran dan pusat perbelanjaan di kawasan Karrada.

Jalanan saat itu sedang ramai pengunjung yang berbelanja di hari-hari terakhir bulan suci Ramadhan sebagai persiapan menyambut lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1437 Hijriah.
Pertengahan malam bom susulan meledak di kawasan utara Baghdad dan mengakibatkan tujuh orang terbunuh.

Kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menyatakan bertanggungjawab atas serangan kejam dan membabi buta tersebut.

Perdana Menteri Irak, Haider Abadi, Minggu (3/7/2016), meninjau lokasi peristiwa pertama dan bertatap muka dengan warga berkerumun dalam keadaan marah.

Sebagaimana dilaporkan al-Alam, Kantor Perdana Menteri Irak dalam statemennya menyebutkan bahwa Abadi berjanji akan meng-“hukum qisas” para pelaku peledakan sembari menegaskan bahwa kemenangan sudah dekat bagi bangsa Irak dalam perang melawan ISIS.

Abadi juga menegaskan bahwa ISIS sudah keteteran di medan pertumpuran sehingga kemudian gelap mata dan melampiaskan “upaya frustasi”-nya dengan cara menggalakan aksi-aksi teror dan peledakan bom.

BBC menyebutkan bahwa bom di kawasan Karrada tergolong serangan teror yang paling mematikan pada tahun ini dan terjadi seminggu setelah pasukan Irak berhasil merebut kembali kota Fallujah, provinsi Anbar, Irak barat dari tangan ISIS.

Pemerintah Irak menyatakan bahwa Fallujah selama diduduki ISIS sejak 2014 telah menjadi pangkalan ISIS dalam melancarkan serangan-serangan terornya terhadap Baghdad. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL