Damaskus, LiputanIslam.com –   Gencatan senjata atau jeda kemanusiaan yang diumumkan Rusia di kawasan Ghouta Timur yang bersebelahan dengan Damaskus, ibu kota Suriah, Kamis kemarin (1/3/2018), melewati hari ketiga, namun belum tercatat adanya warga sipil yang keluar dari kawasan itu melalui jalur khusus yang telah disediakan bagi mereka di timur laut Damaskus.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengaku telah berhasil menyalurkan bantuan ke Ghouta Timur dalam beberapa hari terakhir, namun lembaga ini menilai jeda kemanusiaan Rusia itu “tidak cukup” untuk kawasan di mana, menurut Observatorium Suriah untuk HAM yang dekat dengan kubu oposisi, ratusan warga sipil, termasuk anak-anak kecil, terbunuh dalam perang antara tentara Suriah dan kawanan bersenjata.

Dewan Keamanan PBB Sabtu lalu merilis resolusi yang mendesak penerapan gencatan senjata secara menyeluruh “tanpa ditunda”, namun Rusia mengumumkan bahwa jeda kemanusiaan dimulai sejak Selasa lalu dan berlaku hanya mulai pukul 07.00 hingga 14.000 waktu setempat, dan dalam rangka ini telah disediakan jalur Al-Wafidin di timur laut kota Duma untuk keluarnya warga sipil dari Ghota Timur yang dikepung oleh pasukan pemerintah tersebut.

Namun, hingga genap hari ketiga belum ada warga sipil yang keluar dari sana kecuali dua orang warga negara Pakistan pada Rabu lalu setelah ada perundingan terpisah yang dilakukan oleh Kedubes Pakistan untuk Suriah di Damaskus.

AFP melaporkan bahwa di jalur itu terdapat tentara Rusia yang berjaga –jaga bersama tentara Suriah, dan terdapat pula para relawan lembaga bulan Sabit Merah Suriah yang menyiap mobil-mobil ambulan.

Jalur itu sepenuhnya kosong dari gerakan warga sipil, dan tentara Rusia menuding kawanan bersenjata menjadikan warga sipil sebagai tameng sehingga melarang warga sipil meninggalkan mereka.

“Selama tiga hari terakhir warga sipil tidak bisa meninggalkan Ghouta Timur karena mereka dijadikan sebagai sandera oleh kelompok-kelompok bersenjata ilegal sehingga mereka tidak diperkenankan pergi,” ungkap militer Rusia. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL