Teheran, LiputanIslam.com –  Juru bicara Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran Brigjen Masoud Jazeri menegaskan bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan lain-lain suatu saat akan mengerti bahwa Iran memang pantang bernegosiasi dan tawar menawar mengenai kekuatan pertahanannya.

“Pada akhirnya akan datang suatu hari di mana Trump dan lain-lain akan mengerti betapa Republik Islam Iran tidak akan pernah bernegosiasi dengan pihak lain mengenai daya pertahannya,” ungkap Jazeyeri, Minggu (14/1/2018), saat menanggapi keinginan Trump untuk melemahkan kekuatan militer Iran.

“Musuh-musuh revolusi Islam menunggu hari mendapatkan celah untuk menerobos benteng pertahanan kokoh negara kami untuk melancarkan serangan. Karena itu Angkatan Bersenjata siaga penuh dan terus membentengi persatuan dan citra negara, sistem, revolusi dan rakyat dalam bingkai kebijakan dan rencana yang tersedia,” lanjutnya.

Dia memastikan Iran tak akan lengah barang sesaat karena kebijakannya bertumpu pada pertahanan yang tangguh dan resistensi yang dapat menghancurkan musuh terbesar sekalipun.

“Seandainya kami pernah lemah barang sehari dalam menghadang obsesi musuh maka kami sekarang sudah tidak lagi menikmati stabilitas dan ketentraman, kami pasti sudah terpaksa menghadapi aksi penjarahan yang dilakukan pemerintahan keji semisal Amerika,” tegasnya. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*