Teheran, LiputanIslam.com –  Juru bicara Angkatan Bersenjata Iran Brigjen Massoud Jazayeri menyatakan data-data yang dimiliki Amerika Serikat (AS) mengenai kekuatan materi maupun spirit militer Iran masih “sangat terbatas”.

“Dari sekumpulan berita dan informasi yang dipublikasi dan diajukan oleh para tokoh berpengaruh di AS mengenai daya pertahanan Republik Islam Iran dapat disimpulkan bahwa badan-badan militer dan intelijen AS tak mampu menjangkau kedalalaman sektor pertahanan Iran,” katanya, Senin (15/5/2017).

Dia menambahkan, “Tentu harus diakui bahwa sebagian kekuatan pertahanan kami hingga batas tertentu terungkap bagi kekuatan asing dan musuh, terutama AS, sehingga menimbulkan ketakutan pada musuh dan membuat mereka tak berani melancarkan agresi apapun terhadap Iran.”

Menurut Jazayeri, kekuatan Iran dewasa ini terkonsentrasi pada pencegahan di level yang akan membuat musuh “hancur dan menyerah.” Dan dukungan besar rakyat kepada angkatan bersenjata menjadi faktor kunci besarnya kekuatan militer Iran yang tak dimengerti oleh musuh.

Pada April lalu Presiden AS Donald Trump menuding Iran tidak menghormati “spirit” kesepakatan nuklirnya.

Pada Juli 2015 telah dijalin kesepakatan Teheran dengan negara-negara P5+1 (lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB plus Jerman) mengenai program nuklir Iran. Kesepakatan ini memperkenankan iran menjalankan program nuklir untuk tujuan damai dan bukan untuk membuat senjata nuklir. (mm/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL