Beirut,LiputanIslam.com-Usai terbetiknya kabar bahwa Saudi mengundang keluarga Hariri ke Riyadh untuk pembaiatan Bahaa Hariri sebagai pemimpin gerakan al-Mustaqbal, menteri dalam negeri Lebanon merilis pernyataan yang menohok Saudi.

“Orang-orang Lebanon tidak seperti sekerat daging domba atau sepetak tanah yang kepemilikannya bisa dialihkan dari satu orang ke orang lain. Pemilu adalah sistem yang berlaku di Lebanon, bukan baiat,”kata Nahad Mashnuq, seperti dikutip oleh harian al-Akhbar.

Menurut Masnuq, siapa pun yang berpikir lain, berarti dia tidak memahami substansi politik dan struktur demokrasi Lebanon.

Pernyataan Mashnuq ini didasari penentangan keluarga Hariri atas tawaran kunjungan ke Riyadh dan baiat untuk Bahaa, juga dipengaruhi pertemuan Mashnuq dengan Syekh Abdul Latif Daryan, mufti Lebanon. Pernyataan ini adalah penentangan terbuka pertama terhadap keputusan Saudi untuk menyingkirkan Saad Hariri dari pentas politik.

Menurut laporan kantor berita Tasnim, dalam rapat gerakan al-Mustaqbal dengan sejumlah tokoh politik Lebanon, beberapa pihak menginginkan perilisan statemen atas Hizbullah dan Iran. Namun pihak-pihak lain menentang usul tersebut. Mereka mengatakan, kepulangan Saad Hariri harus menjadi prioritas dan masalah-masalah lain bisa ditunda setelah itu. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL