Teheran, LiputanIslam.com –  Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengaku tidak percaya perang akan pecah di kawasan Teluk Persia karena selain “Teheran tidak menginginkan konflik”,  juga tidak ada satupun negara “berangan-angan dapat berkonfrontasi dengan Iran.”

Kekhawatiran tentang kemungkinan konflik merebak sejak Gedung Putih memerintahkan pengiriman kapal perang dan pesawat pembom ke Timur Tengah untuk mencegah apa yang disebutnya kemungkinan ancaman yang tidak dapat dijelaskan dari Iran.

Awal pekan ini AS juga menarik beberapa staf diplomatik dari kedutaan besarnya untuk Irak di Baghdad setelah belum lama terjadi serangan “sabotase” terhadap beberapa kapal tanker minyak di lepas pantai Uni Emirat Arab (UEA).

“Tidak akan ada perang karena kita tidak menginginkan perang, juga tak ada satupun (negara) memiliki ide atau angan-angan akan dapat berkonfrontasi dengan Iran di kawasan,” kata Zarif kepada IRNA sebelum mengakhiri kunjungannya ke Beijing, Sabtu (18/5/2019).

Media Saudi melaporkan bahwa negara kerajaan ini dan sejumlah negara Arab Teluk Persia lainnya telah menyetujui permintaan AS untuk memindahkan pasukan militernya dari perairan Teluk Persia ke wilayah teritorial negara-negara Arab di kawasan ini.

Baca: Negara-negara Arab Sepakati Penempatan Pasukan AS di Wilayahnya

Menurut laporan itu, persetujuan ini dicapai berdasarkan perjanjian bilateral antara Washington dan negara-negara Teluk, dan motif pemindahannya adalah untuk mencegah Iran dari segala upaya meningkatkan ketegangan militer, bukan untuk terlibat dalam perang dengannya.

Di AS, sumber-sumber kongres Sabtu lalu mengatakan bahwa para pejabat pemerintahan Trump akan membuat pernyataan rahasia mengenai ketegangan negara ini dengan Iran pada minggu ini, setelah para politisi dari Demokrat dan Republik meminta informasi lebih lanjut.

Anggota Kongres sejak beberapa pekan lalu mengeluh karena pemerintahan Trump belum memberi mereka informasi yang cukup tentang ketegangan AS belakangan ini dengan Iran, dan beberapa politisi Partai Republik mengaku mereka belum diberitahu soal ini. (mm/raialyoum/aljazeera)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*