milisi hizbullah lebanonBeirut, LiputanIslam.com – Di tengah kepastian akan tibanya serangan Hizbullah yang berbasis di Lebanon terhadap kelompok-kelompok teroris di Qalamoun, Suriah, bersamaan dengan berakhirnya musim dingin dan tibanya musim semi, kelompok ekstrimis Jabhah al-Nusra mencoba melancarkan serangan pre-emptive terhadap Hizbullah dan tentara Suriah, namun kelompok teroris yang terafiliasi dengan al-Qaeda di Suriah itu ternyata harus menelan pil pahit.

Koran al-Akhbar terbitan Beirut, Lebanon, Selasa (5/5) melaporkan bahwa pertempuran antara Hizbullah dan al-Nusra yang terjadi di dataran tinggi Jabah dan Assal al-Ward di Qalamoun adalah sesuatu yang menandai perang yang memang sewaktu-waktu pasti pecah antara kedua pihak, dan karena itu masing-masing pihak sudah menyiapkan diri untuk menyongsong kobaran api pertempuran.

Dalam rangka ini al-Nusra mencoba mengatasi ancaman Hizbullah dan tentara Suriah dengan cara mengatur posisi dan jalur aksesnya ke arah barat dan wilayah Lebanon sekaligus ke arah utara dan timur Suriah.

Serangan terbatas yang dilakukan al-Nusra, Brigade al-Ghuraba’ dan Tajammu’ al-Qalamoun al-Gharbi terhadap posisi-posisi Hizbullah dan tentara Suriah di dataran tinggi Jabah dan Assal al-Ward adalah untuk menjajaki skala pertempuran besar yang akan terjadi nanti dan sekaligus demi menjajal peluang untuk menyusup ke kawasan timur wilayah Suriah, namun semua upaya ini ternyata gagal total.

“Serangan ini dilakukan ketika Hizbullah disebut-sebut akan segera memulai perang besar dari dataran tinggi Brital… Serangan para teroris takfiri gagal total. Sedikitnya 13 kawanan penyerang terbunuh, sementara puluhan lainnya luka-luka, sedang di pihak Hizbullah hanya satu orang yang terbunuh, ” tulis al-Akhbar.

Koran ini menambahkan bahwa banyak peralatan perang kawanan teroris itu hancur terkena gempuran Hizbullah, dan parahnya lagi, sesudah kekalahan telak itu para komandan kelompok-kelompok teroris terlibat aksi saling tuduh tidak becus, saling lempar tanggungjawab dan bahkan ada yang dituding berkhianat.

Al-Akhbar juga menyebutkan bahwa dalam peristiwa itu pasukan Hizbullah justru dapat masuk sejauh 8 km ke wilayah pegunungan Qalamoun serta melakukan sweeping di kawasan yang menjadi titik kontak antara wilayah permukiman Brital Lebanon dan dataran tinggi Nahlah di wilayah pegunungan timur Lebanon.

Menurut al-Akhbar, Sekjen Hizbullah Hassan Nasrallah hari ini akan berbicara mengenai perkembangan situasi di Suriah, Yaman dan kawasan secara umum. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL