al-nusra jadi fath al-syamDoha, LiputanIslam.com –  Pemimpin kelompok teroris Jabbah al-Nusra Abu Muhammad al-Julani mengumumkan  pemisahan kelompok teroros di Suriah ini dari jaringan teroris besar al-Qaeda, dan pembentukan kelompok baru bernama “Jabhah Fath al-Syam” (Jafa).

Dalam rekaman video yang ditayangkan al-Jazeera, Kamis (28/7), al-Julani yang tampil di depan kamera dengan mengenakan serban putih dan pakaian doreng militer mengatakan, “Kami mengumumkan penghentian aksi dengan nama Jabhah al-Nusra, dan mengumumkan pembentukan  kelompok baru bernama Jabhah Fath al-Syam, sembari mengucapkan terima kasih kepada para  pemimpin al-Qaedah karena telah memahamai urgensi pemisahan ini.”

Pengumuman ini dinyatakan setelah para aktivis medsos yang dekat dengan Jabhah al-Nusra mengabarkan adanya niat kelompok ini untuk memisahkan diri dari al-Qaedah, dan ada pula aktivis yang menyebutkan bahwa pemisahan ini dilakukan demi menyelamatkan Jabhah al-Nusra dari konsekuensi kesepakatan  Rusia dengan Amerika Serikat pekan lalu untuk menggalang koordinasi militer anti kelompok teroris ISIS dan Jabhah al-Nusra di Suriah.

Jabhah al-Nusra muncul di Suriah sebagai perpanjangan tangan al-Qaeda setelah kurang dari tiga minggu pasca kemunculan pemberontakan di Suriah pada tahun 2011. Kelompok yang banyak anggotanya berasal dari negara-negara Arab dan negara-negara asing lainnya ini telah banyak melakukan serangan teror terhadap warga sipil dan tentara Suriah di berbagai kota negara ini hingga menjatuhkan ribuan korban jiwa.

Pemimpin al-Qaeda Aiman al-Zawahiri dalam rekaman suaranya menyatakan persetujuannya dengan pemisahan tersebut. Dia mengatakan, “Jika hubungan ini mengganggu persatuan dan kerjasama maka kalian dapat mengorban hubungan keorganisasian dan kepartaian ini.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL