Army tanks are deployed during clashes in AdenAden, LiputanIslam.com – Presiden Yaman tersingkir, Abd Rabbuh Mansur Hadi, selamat dari sergapan maut, namun terpaksa dilarikan ke tempat lain yang tersembunyi, menyusul serangan roket dari sebuah jet tempur terhadap istana presiden di kota Aden, bagian selatan Yaman.

Laman berita al-Hadath Yaman saat melansir berita itu melaporkan bahwa serangan udara tersebut tidak mengena istana presiden, melainkan meluncur ke laut, sementara beberapa jet tempur yang meluncur di angkasa Aden akhirnya menghilang dan terhalau oleh penangkis serangan udara.

Namun demikian, beberapa laporan lain menyatakan bahwa menurut keterangan para saksi mata, kepulan asap terlihat membubung dari arah istana.

Mansur Hadi adalah presiden Yaman yang telah menyatakan mundur dan melarikan diri ke Aden, namun di kota ini dia kemudian menarik pernyataan tersebut setelah mendapat dukungan dari negara-negara Arab Teluk, terutama Arab Saudi.

Sebelum berhasil kabur dia dilaporkan dikenai tahanan rumah oleh milisi Syiah al-Houthi atau gerakan Ansarullah yang berhasil menguasai ibu kota Yaman, Sanaa, melalui gelombang revolusi yang membuat kota ini menjadi lautan aksi demonstrasi anti pemerintah.

SkyNews sebelumnya melaporkan bahwa satu jet tempur setidaknya telah meluncurkan satu roket ke arah istana presiden “al-Masha’iq” di Aden. Jet tempur itu diduga sebagai kiriman milisi Ansarullah.

Para saksi mata mengatakan bahwa jet itu terbang rendah sebelum kemudian meluncurkan roket, dan masih ada dua jet tempur lagi yang melesat di angkasa sekitar istana al-Masa’iq. Tidak ada laporan apakah Mansur Hadi saat itu berada di dalam istana atau tidak.

Di kota Aden sendiri terjadi gejolak dan pertempuran antara pasukan keamanan khusus Yaman yang terafiliasi dengan Ansarullah melawan kelompok-kelompok bersenjata loyalis Hadi.

Lembaga pemberitaan al-Mayadeen  melaporkan bahwa beberapa sumber telah menepis kabar bahwa komandan pasukan khusus keamanan Aden, Brigejn Abdul Hafidh al-Saqqaf, menyerah kepada para loyalis Hadi. Sumber-sumber itu mengatakan bahwa al-Saqqaf masih aktif memantau jalannya pertempuran antara pihaknya dan pihak loyalis Hadi di sekitar Bandara Aden.

Ansarullah bersikeras supaya Hadi diadili, namun Hadi justru menggalang kekuatan untuk melawan Ansarullah dengan bantuan negara-negara Arab yang tergabung dalam Dewan Kerjasama Teluk (GCC) dan memindah kedutaan besar masing-masing dari Sanaa ke Aden. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*