israel jewishsettlerGazaCity, LiputanIslam.com – Sebanyak 550 orang Israel dilaporkan cidera akibat serangan roket pejuang Palestina dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan laporan harian Yediot Aharonot, Falastin al-Youm memberitakan bahwa Departemen Kesehatan Israel Selasa (15/7) menyatakan pihaknya telah melayani lebih dari 550 korban cidera akibat serangan roket Palestina sejak dimulainya operasi militer terhadap Gaza dengan sandi “Protective Edge” Selasa (8/7).

Disebutkan bahwa para korban sebagian besar berasal dari kota-kota besar Israel, khususnya Tel Aviv, dan kebanyakan mereka mengalami shock dan trauma menyaksikan ledakan roket pejuang Palestina.

Para pejuang Palestina dari berbagai faksi telah meluncurkan lebih dari 800 roket ke berbagai kota Palestina, namun hingga kini belum ada laporan independen mengenai jumlah korban tewas dan luka yang jatuh di Israel, sementara rezim Tel Aviv diduga menerapkan sensor ketat terhadap pemberitaan mengenai dampak hujan roket pejuang Palestina agar semangat pihak Palestina tidak semakin berkobar dalam berjuang melawan Israel.

Sementara itu, seorang petinggi militer Amerika Serikat (AS) menilai rezim Tel Aviv telah berusaha merahasiakan fakta-fakta mengenai akurasi roket militan Palestina dalam menyasar target, demikian dilaporkan FNA Selasa (15/7) sembari mengutip laporan Veterannews.
Tidak disebutkan nama sang petinggi militer AS, hanya disebutkan bahwa dia pernah menjadi komandan satuan angkatan udara di negeri Paman Sam tersebut.

“Dalam perang urat saraf melawan Hamas, Israel berusaha sedapat mungkin menyembunyikan berita-berita mengenai akurasi roket-roket Hamas,” katanya.

Menurut laporan tersebut, data-data yang ada menunjukkan bahwa roket-roket yang ditembakkan Hamas tepat mengena sasaran. Perwira tinggi militer AS itu lantas membandingkan cara-cara yang digunakan rezim Tel Aviv itu dengan pola yang pernah diterapkan Inggris di era Perdana Menteri Winston Churchill.

Mengutip pernyataan pakar militer AS Gordon Duff, Veterannews melanjutkan bahwa media Israelpun berusaha mengelabui Hamas dengan cara merahasiakan ketepatan roket-roket Hamas dalam membidik sasaran di Israel. Duff mengatakan, “Berita-berita yang ada mengatakan bahwa selain roket-roket Hamas tepat sasaran, jaringan intelijen Hamas juga sangat aktif di dalam Israel.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL