Israel declares closed military zone in GolanTel Aviv, LiputanIslam.com – Rezim Zionis Israel menuding organisasi pejuang Lebanon, Hizbullah, berusaha menjadikan kawasan Suriah sebagai pangkalan untuk melancarkan serangan terhadap kaum Zionis.

“Hizbullah berusaha menjadikan Golan, Suriah, sebagai front depan bagi pasukannya dan mengubahnya menjadi pijakan untuk melancarkan agresinya terhadap Israel seperti halnya Lebanon Selatan,” ungkap Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Lieberman saat meninjau wilayah pendudukan Dataran Tinggi Golan sebagaimana dilaporkan radio Israel dan dikutip Rai al-Youm, Jumat (30/1/2015).

Dia mengritik “kebijakan menahan ketegangan dengan Hizbullah” yang sedang diterapkan Tel Aviv.

“Kebijakan ini diambil demi meredakan keadaan dalam jangka pendek, tapi untuk jangka panjang justru membahayakan keamanan dan daya preventif Israel,” katanya.

Secara terpisah, Direktur Biro Politik-Militer Kementerian Pertahanan Israel Mayjen (purn) Amos Gilad menyatakan bahwa Hizbullah sedang menjadikan wilayah Suriah sebagai batu loncatan untuk membuka front kedua anti Israel.

Radio Israel menyebutkan bahwa Gilad sedang menelusuri kabar terjadinya perselisihan di tengah jajaran petinggi politik dan militer Israel terkait operasi serangan terhadap Hizbullah dan perwira tinggi Iran di Quneitra, Suriah, dua pekan lalu.

“Para petinggi militer aktif harus mengungkapkan pendapatnya,” ungkap Gilad.

Menurut Rai al-Youm, hingga kini belum ada keterangan dari Hizbullah mengenai operasi apa yang dilakukan milisi muqawamah Lebanon ini dari wilayah Suriah terhadap Israel.

Pekan lalu dua roket melesat dari wilayah Suriah ke Dataran Tinggi Golan, namun tidak jelas apakah roket itu berasal dari Hizbullah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*